EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pala Fakfak selama ini dikenal sebagai komoditas khas yang memiliki kualitas unggul, yang pemanfaatannya terus dikembangkan. Melihat peluang besar tersebut, Politeknik Negeri Fakfak mendorong hilirisasi pala melalui pengembangan produk inovatif berupa lotion berbahan minyak atsiri pala.
Inovasi ini berangkat dari pemanfaatan biji pala sebagai bahan baku utama untuk menghasilkan minyak atsiri berkualitas. Minyak atsiri pala yang terbukti mengandung senyawa volatil yang efektif sebagai repelan alami. Melalui proses distilasi uap, tim peneliti berhasil memperoleh minyak yang kemudian diformulasikan sebagai bahan inti lotion.
Dalam pengembangan produk, minyak atsiri pala dicampur dengan bahan pendukung seperti emolien, humektan, dan stabilizer untuk menghasilkan lotion yang aman dan nyaman digunakan. Hasil uji awal menunjukkan bahwa produk ini tidak menyebabkan iritasi dan aman untuk berbagai kelompok usia.
Fokus utama penelitian ini adalah membuka jalur hilirisasi baru bagi komoditas pala Fakfak. Dengan meningkatnya kebutuhan minyak atsiri untuk produksi lotion, nilai ekonomi ikut terdorong naik. Bahkan, unit penyulingan minyak atsiri diproyeksikan menjadi peluang usaha baru di tingkat kampung, memperluas rantai pasok dan lapangan pekerjaan.
Selain itu, tim peneliti juga menyusun model bisnis sederhana agar masyarakat dan UMKM dapat memproduksi lotion secara mandiri. Proses produksi lotion dinilai dapat dilakukan dalam skala kecil menggunakan peralatan sederhana, sehingga membuka ruang bagi pengembangan produk turunan pala dengan modal terjangkau.
Langkah Polinef ini tidak hanya menghasilkan produk fungsional, tetapi juga menempatkan pala Fakfak sebagai bahan baku strategis yang memiliki potensi hilirisasi luas. Pemerintah daerah melihat inovasi ini sebagai peluang memperkuat industri berbasis potensi lokal serta mendorong pertumbuhan UMKM yang memanfaatkan bahan baku pala.
Melalui penelitian terapan, penyulingan, hingga pengembangan produk jadi, Politeknik Negeri Fakfak menunjukkan bahwa pala dapat diolah lebih jauh menjadi produk bernilai tinggi. Inovasi lotion menjadi contoh konkret bagaimana komoditas lokal dapat dikembangkan menjadi industri baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Fakfak.
Sumber: Dessy Eka (Polinef) || Editor: Arya Sanaky







