Abdul Razak Rengen: Layanan Kesehatan Gratis Bikin Warga Fakfak Lebih Peduli Kesehatan

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Program Kesehatan Gratis menjadi salah satu pembahasan utama dalam Forum OPD Kabupaten Fakfak Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Gedung Winder, Rabu (01/04/2026).

Data yang dipaparkan menunjukkan adanya peningkatan angka kesakitan dari 3,87 persen pada tahun 2024 menjadi 7,48 persen pada tahun 2025. Namun peningkatan ini tidak sepenuhnya menunjukkan kondisi kesehatan yang memburuk.

Baca Juga :  Dukungan Guru SMK Yapis Fakfak Luar Biasa, Target Kelulusan 100 Persen

Kepala Bappeda dan Litbang Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen menjelaskan bahwa meningkatnya angka tersebut dipengaruhi oleh tingginya kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan. Hal ini terjadi sejak diberlakukannya program layanan kesehatan gratis.

“Masyarakat yang sebelumnya enggan berobat kini lebih aktif memeriksakan diri ke rumah sakit maupun puskesmas. Kondisi ini dinilai sebagai dampak positif dari kebijakan pemerintah,”ujarnya.

Baca Juga :  Perayaan Jumat Agung di Fakfak: Uskup Hilarion Serukan Toleransi dan Kasih Antar Sesama

Di sisi lain, lanjut Abdul Razak Rengen capaian pendidikan di Kabupaten Fakfak juga menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Angka melek huruf mencapai 99,83 persen, yang menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang semakin baik.

Selain sektor kesehatan dan pendidikan, pemerintah daerah juga fokus pada penguatan digitalisasi sistem pemerintahan. Integrasi sistem seperti SIPD dan SIP3 mulai diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Baca Juga :  Petani dan Pedagang Pala Fakfak Sepakati Harga Rp600 Ribu per 1.000 Biji, Pemda Perkuat Standar Mutu

Pemerintah daerah bersama DPRK Fakfak juga berencana menggelar musyawarah khusus terkait dana Otonomi Khusus pada 13 April 2026.

Diketahui, langkah ini dilakukan untuk memastikan program yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: