Kepala Kampung Porum Ungkap Silpa Dana 2025 Rp7 Juta, Hasil Efisiensi Anggaran

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Kepala Kampung Porum, Haji Idris Baraweri, menyampaikan bahwa pengelolaan Dana Kampung Porum Tahun Anggaran 2025 telah selesai dilakukan dengan mencatat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) sebesar Rp7 juta.

Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai  awak media di Kampung Porum, Kamis (9/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa Silpa tersebut merupakan hasil efisiensi dari berbagai kegiatan kampung yang telah dilaksanakan sepanjang tahun anggaran berjalan.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRK Fakfak Soroti SPPG Tak Serap Hasil Petani Lokal, Kantor Distrik Furwagi Mangkrak

Menurutnya, sisa anggaran tersebut menjadi bagian dari pengelolaan keuangan yang dilakukan secara terencana dan tepat sasaran.

“Silpa Dana Kampung Porum Tahun 2025 sebesar tujuh juta rupiah,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa efisiensi program menjadi salah satu faktor munculnya sisa anggaran tersebut.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seluruh penggunaan dana kampung telah disesuaikan dengan perencanaan dan kebutuhan prioritas masyarakat. Prinsip transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi pedoman utama dalam pengelolaan anggaran.

Baca Juga :  Bupati Samaun Dahlan Gencarkan Program “Fakfak Bersih”, Ajak Warga Stop Buang Sampah Sembarangan

“Kami tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran,” katanya.

Ia memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa Silpa tersebut dicatat secara resmi dalam laporan pertanggungjawaban keuangan kampung. Saat ini, aparat kampung telah merampungkan administrasi laporan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Danrem 182/JO Turun Langsung ke Pegaf, Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Bawa Harapan Baru Warga

“Semua data anggaran, termasuk Silpa, kami laporkan secara terbuka,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa laporan keuangan kampung telah diselesaikan tepat waktu.

Ke depan, Pemerintah Kampung Porum berharap pengelolaan dana kampung dapat semakin efektif dan tepat sasaran. Dengan demikian, setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: AWS || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: