src="https://embaranmedia.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260320-WA0001.jpg" width="100%">

Seleksi Paskibra Fakfak 2026 Dimulai, 197 Siswa Lolos Tahap Awal

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Fakfak mulai melaksanakan rangkaian seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Kesbangpol Fakfak.

Itu disampaikan Kepala Badan Kesbangpol melalui Kepala Bidang ideologi wawasan kebangsaan dan karakter bangsa, Lenny J. Thie, S.STP dalam wawancara bersama wartawan embaranmedia.com, Rabu (08/04/20260

Ia menjelaskan bahwa proses seleksi telah diawali dengan pengumuman resmi yang dilakukan sejak 26 Februari 2026, baik secara online maupun melalui penyebaran surat ke sejumlah sekolah di Kabupaten Fakfak.

Baca Juga :  Gotong Royong TNI dan Masyarakat Fakfak: Jembatan Bambu Jadi Simbol Persatuan

“Pendaftaran dilakukan secara daring, di mana setiap peserta memiliki akun masing-masing untuk mengunggah data dan berkas persyaratan,”ujarnya.

Jumlah pendaftar awal tercatat sebanyak 313 siswa. Namun setelah melalui seleksi administrasi yang berlangsung pada 16 hingga 17 Maret 2026, hanya 249 peserta yang dinyatakan lolos. Seleksi administrasi meliputi verifikasi dokumen seperti surat kesehatan dan kelengkapan lainnya.

Tahapan seleksi kemudian dilanjutkan dengan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pada 1 April dan Tes Inteligensi Umum (TIU) pada 2 April 2026. Kedua tes ini dilaksanakan secara berbasis sistem online, di mana hasil nilai dapat langsung diketahui oleh peserta setelah menyelesaikan ujian.

Baca Juga :  Pemerintah Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Baru, Prabowo Fokuskan ke Indonesia Timur

“Dari 249 peserta yang mengikuti tes, sebanyak 197 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya, yakni tes kesehatan dan parade yang dilaksanakan di Kantor Kesbangpol Fakfak,”beber Lenny.

Menurut Lenny, sistem seleksi yang digunakan bersifat gugur, dengan kriteria penilaian meliputi tinggi dan berat badan yang proporsional, kondisi kesehatan jasmani, serta kemampuan dasar lainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara transparan melalui sistem aplikasi.

Baca Juga :  Abdul Razak Rengen: Layanan Kesehatan Gratis Bikin Warga Fakfak Lebih Peduli Kesehatan

Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan tes kesehatan, panitia melibatkan tim medis yang terdiri dari dua dokter dan tiga perawat guna memastikan kondisi fisik peserta benar-benar memenuhi syarat.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: