Jemput Bola ke Distrik, Pemkab Fakfak Genjot Kualitas dan Harga Pala Petani
EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan terus menunjukkan komitmen kuat dalam menata tata niaga komoditas pala sebagai unggulan daerah yang bernilai ekonomi tinggi serta menjadi penopang kesejahteraan petani.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerbitan Surat Edaran Bupati Fakfak Nomor 500.8/249/BUP/2026 tentang Penetapan Harga Pembelian Pala Mentah Berkualitas. Edaran ini menegaskan standar pala yang layak jual, yakni pala tua betul, matang sempurna, dan dipetik tepat waktu. Kebijakan tersebut bertujuan memberikan kepastian harga, meningkatkan kualitas hasil panen, serta melindungi nilai jual pala di tingkat petani.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah melakukan sosialisasi secara langsung ke sejumlah distrik, di antaranya Distrik Kayauni, Distrik Kokas, dan Distrik Kramongmongga.
Kegiatan ini melibatkan kepala distrik, kepala kampung, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya guna memperkuat dukungan di tingkat akar rumput.
Langkah jemput bola ini dinilai penting agar substansi edaran tidak hanya diketahui, tetapi juga dipahami dan diterapkan secara luas hingga ke kampung-kampung sentra produksi pala.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Fakfak yang diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Tanaman, Konstantinus Uswanas, S.ST., bersama Kasi Pengawasan Komoditas, George Waruma, S.ST., menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada dukungan seluruh elemen, khususnya pemerintah distrik dan kampung.
Mereka menekankan pentingnya edukasi kepada petani agar memanen pala pada tingkat kematangan sempurna, menjaga kualitas hasil, serta memahami tata niaga yang sehat, adil, dan berkelanjutan.
“Kami akan terus turun langsung ke distrik dan kampung penghasil pala untuk memastikan edaran Bupati ini dipahami hingga ke tingkat petani dan pengumpul pala,” tegasnya.
Disisi lain, dukungan penuh datang dari pemerintah distrik. Kepala Distrik Kayauni, Jefri Hindom, SH., MM., menyampaikan apresiasi terhadap langkah strategis pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik kebijakan ini karena sangat berpihak kepada petani. Penetapan standar harga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas hasil panen. Ini bukan hanya soal harga, tetapi membangun tata kelola pala Fakfak yang lebih bermartabat, berdaya saing, dan menyejahterakan petani,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh sosialisasi hingga ke tingkat kampung agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.
Senada dengan itu, Kepala Kampung Kayauni, Sadrak Peheberot, menyatakan komitmennya untuk ikut menyukseskan program tersebut.
“Petani perlu memahami bahwa kualitas menentukan harga. Jika pala dipanen sesuai standar, tentu nilai jualnya akan lebih baik. Kami siap menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kampung Mamur juga menilai kebijakan ini sebagai langkah tepat yang telah lama dinantikan petani.
“Kebijakan ini memberikan arah yang jelas bagi petani untuk menjaga kualitas sejak panen. Selama ini petani cenderung menjual cepat, namun kini mulai memahami pentingnya kualitas untuk meningkatkan nilai ekonomi. Kami siap mendukung penuh program ini,” ujarnya.
Melalui sosialisasi jemput bola ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap tercipta kesamaan persepsi, komitmen bersama, serta gerakan kolektif dalam menjaga kualitas pala sebagai komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai historis dan ekonomi tinggi.
Program Strategis Pala Unggul Fakfak bukan sekadar penguatan komoditas, tetapi juga menjadi harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan petani. Kualitas harus dijaga, tata niaga diperkuat, dan nilai ekonomi terus dimuliakan demi masa depan Fakfak yang lebih sejahtera.
Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

















