Dorong Ekosistem Pala Modern, Bank Mandiri dan Pemkab Fakfak Perkuat Digitalisasi E-Retribusi

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK Komitmen mendukung transformasi digital di sektor perkebunan terus diperkuat melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dan PT Bank Mandiri. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani bersama Bupati Fakfak mengenai percepatan implementasi sistem E-Retribusi pada komoditas perkebunan, khususnya komoditas unggulan daerah, Pala Tomandin Fakfak.

Sebagai bentuk tindak lanjut kerja sama tersebut, Vice President PT Bank Mandiri Area Sorong, Divva Sumardana, bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., beserta jajaran. Dalam kesempatan itu, rombongan Bank Mandiri diperkenalkan dengan berbagai program strategis pengembangan perkebunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Program tersebut meliputi pengembangan Pala Grafting (sambung pucuk) sebagai teknologi percepatan produksi pala unggul hingga berbagai inovasi hilirisasi melalui produk-produk turunan pala yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Selain meninjau koleksi bibit pala grafting, rombongan juga melihat beragam produk olahan pala yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing komoditas lokal. Pengembangan hilirisasi ini diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat posisi Fakfak sebagai salah satu daerah penghasil pala berkualitas di Indonesia.

Baca Juga :  Freedom FC dan Srikandi FC Juarai Open Turnamen Futsal Kapolres Kaimana Cup VI 2026

Vice President PT Bank Mandiri Area Sorong, Divva Sumardana, mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mengembangkan komoditas pala.

Menurutnya, pala memiliki prospek ekonomi yang sangat besar, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga melalui pengembangan industri hilir serta kontribusinya terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan retribusi.

Ia juga menilai sistem pengelolaan retribusi komoditas pala yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Fakfak merupakan langkah maju dalam mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Oleh karena itu, Bank Mandiri siap mendukung percepatan transformasi digital melalui implementasi sistem pembayaran E-Retribusi, sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat, mudah, aman, dan terdokumentasi secara elektronik,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim Pioneer Juara Kapolres Fakfak E-Sport Competition 2026, Taklukkan Tim Orang Tua 3-0 di Final

Divva menjelaskan, digitalisasi transaksi akan memberikan banyak manfaat, baik bagi pemerintah daerah maupun pelaku usaha. Selain meningkatkan efisiensi pelayanan, sistem tersebut juga dapat mengurangi transaksi manual, memperkuat akuntabilitas penerimaan daerah, serta memberikan kemudahan bagi pedagang dan pelaku usaha dalam melakukan pembayaran kapan saja melalui layanan perbankan digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengatakan digitalisasi E-Retribusi merupakan salah satu langkah penting dalam modernisasi tata kelola sektor perkebunan.

Menurutnya, selama ini pembayaran retribusi masih menghadapi berbagai kendala karena belum sepenuhnya didukung sistem digital yang terintegrasi, sehingga sebagian besar transaksi masih dilakukan secara manual.

“Dengan dukungan PT Bank Mandiri, kami berharap seluruh proses pembayaran retribusi dapat dilakukan secara elektronik, lebih praktis, transparan, akurat, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha perkebunan,” katanya.

Selain mendukung digitalisasi, Widhi berharap kerja sama dengan Bank Mandiri juga dapat diperluas melalui penyediaan akses pembiayaan bagi petani dan pelaku usaha perkebunan.

Baca Juga :  Pala Tomandin Fakfak Tampil di PENAS XVII 2026, Produk Hilirisasi Unggulan Papua Barat Curi Perhatian

Menurutnya, kemudahan akses permodalan menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan produktivitas, memperluas areal tanam, mengembangkan usaha pascapanen, hingga memperkuat hilirisasi produk.

“Petani membutuhkan kemudahan akses permodalan agar mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Kami berharap pihak perbankan dapat menghadirkan berbagai skema pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik usaha perkebunan, sehingga petani dan pelaku usaha pala semakin berkembang dan mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dan PT Bank Mandiri tidak hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan daerah melalui digitalisasi E-Retribusi, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan ekosistem perkebunan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, pengelolaan komoditas Pala Tomandin Fakfak diharapkan semakin profesional, mampu mendorong peningkatan investasi di sektor perkebunan, memperluas akses pembiayaan bagi petani, memperkuat hilirisasi produk, serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkokoh posisi Kabupaten Fakfak sebagai pusat pengembangan pala unggulan di Indonesia.

Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: