Mendag Zulkifli Hasan Apresiasi Festival Ko Gangandin Pesisir Teluk Berau di Fakfak
Embaranmedia.com, FAKFAK – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menghadiri Festival Budaya Teluk Berau di Distrik Kokas Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (20/12/2022) Kemarin.
Mendag Zulkifli Hasan pun mengapresiasi kegiatan festival budaya tersebut karena menjadi upaya peningkatan daya tarik Fakfak bagi wisatawan sehingga dapat meningkatkan perekonomian Fakfak.
“Saya berharap penyelenggaraan Festival Budaya Teluk Berau ini dapat turut menggerakkan perdagangan makanan dan minuman setempat, termasuk penjualan di pasar-pasar setempat. Saya juga akan menceritakan ke daerah-daerah lain betapa indahnya kehidupan di Kabupaten Fakfak,”Kata Mendag Zulkifli Hasan.
Menteri Zulkifli Hasan juga mengatakan, penyelenggaraan festival budaya di penghujung tahun seperti Festival Budaya Teluk Berau ini bersamaan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Festival tersebut tidak hanya menjadi acara festival biasa, namun sekaligus menjadi perekat dan bentuk kebersamaan merayakan suka cita,”Ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli Hasan juga menampung aspirasi dari masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk membangun ekonomi di Fakfak.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meminta Pemerintah Kabupaten Fakfak berkoordinasi lebih lanjut untuk mendapatkan sarana-sarana penunjang perekonomian di Fakfak.
“Misalnya terkait pasar, Bapak Bupati agar berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memperbaiki pasar rakyat, sehingga bisa menjadi semakin bagus. Saya juga janji tahun 2023 Pasar Sosar Kokas akan diperbaiki, “Kata Mendag Zulkifli Hasan.
Setelah menghadiri Festival Budaya Teluk Berau, Mendag menyempatkan diri meninjau Pasar Sosar tempat pelaksanaan festival dan membeli seluruh dagangan mama-mama pedagang tersebut.
Selanjutnya, Mendag Zulkifli Hasan didampingi Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom menyaksikan atraksi pasar barter dengan cerita sejarah dan juga pembukaan Festival Ko Gangandin Pesisir Teluk Berau yang ditandai dengan peniupan bisa oleh Ketua Dewan Adat Mbaham-Matta. (EM/AZT).


















