Menu

Mode Gelap
Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

Opini

Catatan Pembelajaran Politik Pilkada Fakfak 2024

badge-check


					Dr. Ronald Helweldery, M.Si. Perbesar

Dr. Ronald Helweldery, M.Si.

Oleh: Dr. Ronald Helweldery, M.Si.

Akademisi

EMBARANMEDIA.COM – Semua pihak, yaitu baik pemerintah, instansi penyelenggara pilkada, para pihak paslon maupun masyarakat wajib memberi diri belajar menghormati proses hukum yang sdg berlangsung sesuai undang-undang sehingga tdk ada kesewenang-wenangan dlm jabatan dan otoritas publik terutama dlm konteks penyelenggaraan pilkada.

Mari kita semua belajar bersama dengan kerendahan hati dan kejujuran serta adil dalam membangun tatanan demokrasi dan budaya politik yang merangkul semua dalam spirit kebersamaan.

Bangun kontestasi yang sehat agar masyarakat dapat menentukan pilihan dan dukungan juga secara tepat sesuai pertimbangan akal dan nurani mereka.

Fakfak adalah satu-satunya negeri yang dalam sejarah sosialnya telah meletakkan prinsip dan cita-cita hidup “cinta damai, pelihara damai” dengan semboyan “idu-idu maninina jojouw.”

Idu-idu maninina jojouw bukan sekedar semboyan yang baru ditemukan dan kemudian dipasang krn indah dan enak didengar atau diucapkan.

Idu-idu manina jojouw adalah komitmen masyarakat lokal untuk menghentikan semua pola hidup lama yang penuh dengan perseteruan, saling curiga, saling serang dan perang selama sekian ratus tahun dan membangun jalan hidup baru atas dasar saling merangkul, memangku dan melindungi (idu-idu maninina) atas dasar kecintaan akan damai.

Dan ini diikrarkan dan diikat dalam ritual sumpah, antara lain dalam peristiwa “warpaq thumber” (Batu Sumpah).

Situs Warqpaq Thumber ini masih ada di salah satu lahan di gunung wilayah simpang tiga kayuni — situs ini saya usulkan untuk dijadikan salah satu saksi sejarah sosial mbaham matta.

Pesannya untuk kita semua, hidup damai ini sudah diikrarkan dengan sumpah membangun hidup baru bersama di negeri ini, mari kita renungkan dan hayati kembali warisan komitmen para leluhur kita ini.

Jangan ada yang bermain-main dengan sumpah sosio-kultural historis ini. Jangan ada yang merusak hakikat sumpah sejati ini. belajar bangun hidup bersumber dari keraifan lokal.

Baca Lainnya

Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

6 Januari 2026 - 13:34

Dana Pendidikan dalam Pusaran Kepentingan Politik

17 Desember 2025 - 10:25

Marriage is Not Scary: Pernikahan Tidak Menakutkan

16 Desember 2025 - 14:24

Infrastruktur yang Menyatukan: Menuju Papua Barat Daya yang Maju dan Sejahtera

13 Desember 2025 - 08:58

“Alarm!” Bahaya Media Sosial Mengintai Generasi

9 Desember 2025 - 06:22

Trending di Opini
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY