Menu

Mode Gelap
KRI Balongan-908 Bersandar di Fakfak, Bupati Samaun Dahlan: Kehadiran TNI AL Perkuat Keamanan Laut Berbagi Ramadan 1447 H, Crew Embaran Media Salurkan 11 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan di Fakfak Remas Nurul Taqwa Tanjung Sendiri Fakfak Gelar Festival Anak Sholeh, Perkuat Pendidikan Islam Anak Danrem 182/JO: Masyarakat Tak Perlu Khawatir, TNI Siap Jaga Stabilitas TNI Gelar Bazar Ramadhan Sembako Murah di Fakfak, Bantu Warga Hadapi Idul Fitri 1447 H Momentum Bulan Ramadhan, Danrem 182/JO Pererat Silaturahmi TNI dan Insan Pers di Fakfak

Fakfak Terkini

Baltasar Hegemur Ungkap Sejarah Singkat Pasar Barter Tradisional Mambuni-buni di Distrik Kokas

badge-check


					Pasar Barter Tradisional Mambuni-buni Distrik Kokas Kabupaten Fakfak Papua Barat, (Foto: EM/Ismail Weripang). Perbesar

Pasar Barter Tradisional Mambuni-buni Distrik Kokas Kabupaten Fakfak Papua Barat, (Foto: EM/Ismail Weripang).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pasar Barter Tradisional Mambuni-buni mempunyai sejarah panjang sebelum jaman Penjajahan Jepang.

Hal itu diungkapkan oleh Baltasar Hegemur, salah satu tokoh Adat Mbaham Matta saat diwawancarai wartawan embaranmedia.com di  Pasar Mambuni-buni Distrik Kokas Kabupaten Fakfak Papua Barat, Jumat (28/03/2025) pagi.

“Pasar barter tradisional Mambunibuni ini kalau mau dilihat sejarahnya sudah ada dari sebelum penjajahan Jepang”ungkap Baltasar Hegemur.

Di sela-sela aktivitas pasar tradisional Mambunibuni yang begitu ramai, Baltasar Hegemur menjelaskan bagaimana proses awal mula sistem barter ini dimulai.

“Sejarah pasarnya sudah lama. Mulai dari nenek moyang kita. Awalnya China dan Portugis datang menggunakan perahu-perahu bot, menukar piring dengan kayu masohi, Damar, dan makanan. dari sinilah awal mula sistem barter dimulai,” Jelas Baltasar Hegemur.

Selain itu, Baltasar juga mengungkapkan arti kata “Peherangge” yang sering Ia teriak-kan sekitar pukul 08:00 pagi atau di pukul 09:00 wit jika pengunjung pasar terpantau ramai.

“Peherangge artinya mari kitorang tukar-menukar. Bahasa ini masyarakat dari pantai sampai gunung harus tahu bahasa ini. Bahasa ini saya sering teriak di sekitar pukul 08:00 atau pukul 09:00 jika pengunjung lagi ramai” Tutup Baltasar Hegemur, Jumat (28/03/2025) Pagi. Pasar Mambunibuni mempunyai sejarah panjang. Hal ini diungkapkan oleh Baltasar Hegemur, salah satu tokoh Adat Mbaham Matta.

Selain itu, Baltasar juga mengungkapkan arti kata “Peherangge” yang sering Ia teriak-kan sekitar pukul 08:00 pagi atau di pukul 09:00 wit jika pengunjung pasar terpantau ramai.

“Peherangge artinya mari kitorang tukar-menukar. Bahasa ini masyarakat dari pantai sampai gunung harus tahu bahasa ini. Bahasa ini saya sering teriak di sekitar pukul 08:00 atau pukul 09:00 jika pengunjung lagi ramai,”pungkasnya. (EM/IW)

Baca Lainnya

Dandim 1803/Fakfak dan Persit Turun ke Jalan, Bagi Takjil untuk Warga di Bulan Ramadhan

13 Maret 2026 - 19:26

Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai

12 Maret 2026 - 19:45

PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H

12 Maret 2026 - 19:16

Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

12 Maret 2026 - 07:23

Mediasi Dandim Wahlin Rahman Berbuah Solusi, Pemalangan Kolam Renang Air Besar Fakfak Dibuka

9 Maret 2026 - 19:40

Trending di Fakfak Terkini
WhatsApp
error: