Menu

Mode Gelap
Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat Safari Ramadhan Ortis F. Sagrim: Santuni Anak Yatim dan Santri, Pesan Solidaritas Menggema di Papua Barat Daya Dorong Optimalisasi Layanan, Kanwil BPN Papua Barat Monitoring Program PTSL di Fakfak Kantor Pertanahan Fakfak Lakukan Peninjauan Lapang Tanah Terindikasi Terlantar di Malakuli Isi Ceramah Tarawih di Fakfak: Ustaz Usman Tekankan Makna Puasa dan Pengendalian Diri

Nusantara & Dunia

Kolaborasi TNI, Pemda, dan RRI Hidupkan Sejarah Kembalinya Irian Barat Lewat FGD

badge-check


					Kolaborasi TNI, Pemda, dan RRI Hidupkan Kembali Sejarah Kembalinya Irian Barat Lewat FGD, (Foto: EM/Arya Sanaky). Perbesar

Kolaborasi TNI, Pemda, dan RRI Hidupkan Kembali Sejarah Kembalinya Irian Barat Lewat FGD, (Foto: EM/Arya Sanaky).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Dalam rangka memperingati 62 tahun kembalinya Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi. Korem 182/Jo bersama Kodim 1803/Fakfak, Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, Pemuda Panca Marga dan LPP RRI Fakfak berkolaborasi menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Aktualisasi Nilai-Nilai Perjuangan Kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI”.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu pagi, 30 April 2025 di Gedung Winder Tuare Fakfak.

Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, yakni Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Lukman Permana, Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, saksi sejarah Taep Biarpruca, dan pelaku sejarah Pepera H. Abu Bakar Rimosan.

Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik dalam sambutannya menyampaikan, tentu kita bersepakat bahwa, dari dulu dan selamanya Pulau Papua merupakan wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Kita juga menentang adanya kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengganggu kedaulatan NKRI di atas tanah Papua, sebab hal tersebut telah selesai di meja internasional sejak 62 tahun silam.

“Sehingga tidak boleh ada lagi upaya-upaya yang dilakukan secara masif dalam melakukan dogma-dogma terkait dengan pelaksanaan Pepera sebagai upaya untuk mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”tegasnya.

Wakil Bupati berharap pelaksanaan FGD ini, kita dapat merefleksi kembali, menggali kembali perjalanan perjuangan kemerdekaan Indonesia yang kemudian digenapkan dengan kembalinya Irian Barat di pangkuan Ibu Pertiwi.

Terlihat, usai memberikan sambutan, Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan tersebut.

FGD ini turut dihadiri oleh Forkopimda Fakfak, organisasi pemuda seperti Pemuda Panca Marga dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), serta melibatkan siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kabupaten Fakfak. (EM/AS)

Baca Lainnya

Konflik Iran-Israel Memanas, Menhub Dudy Imbau Maskapai Waspada, Sejumlah Penerbangan Internasional Dibatalkan

3 Maret 2026 - 11:18

Prabowo Warning! Harga Sembako Tak Boleh Naik Saat Puasa dan Lebaran

3 Maret 2026 - 11:03

Dari Pasar hingga RSUD, Wapres Gibran Kawal Pembangunan Papua Pegunungan

14 Januari 2026 - 16:44

Dari Fakfak ke Jakarta: Kue Sifon Pala Jadi Ikon Baru Olahan Pala Nusantara

17 Oktober 2025 - 15:57

Membangun 1.000 Desa Nelayan: Langkah Nyata Menuju Indonesia Maritim

17 Oktober 2025 - 15:42

Trending di Nusantara & Dunia
WhatsApp
error: