Menu

Mode Gelap
Ingin Jadi Polisi? Penerimaan Polri 2026 Dibuka, Polres Fakfak Siap Dampingi Pendaftaran Pertanahan Fakfak Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Tenaga Pendukung Reforma Agraria 2026, Cek Nama Peserta di Sini Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima Mediasi Dandim Wahlin Rahman Berbuah Solusi, Pemalangan Kolam Renang Air Besar Fakfak Dibuka Warga Fakfak Mulai Cairkan Bantuan PKH, Kantor Pos Dipadati Penerima Manfaat Kantor Pertanahan Fakfak Umumkan Kehilangan Dua Sertipikat Tanah

Pemerintahan

Relokasi Pedagang Dimulai, Pasar Thumburuni Siap Jadi Pusat Ekonomi Fakfak

badge-check


					Relokasi Pedagang Dimulai, Pasar Thumburuni Siap Jadi Pusat Ekonomi Fakfak, (Foto: EM/Ramli Rumbati). Perbesar

Relokasi Pedagang Dimulai, Pasar Thumburuni Siap Jadi Pusat Ekonomi Fakfak, (Foto: EM/Ramli Rumbati).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) resmi memulai proses relokasi pedagang dari Pasar Darurat Kelapa Dua dan Pasar Ikan Tanjung Wagom ke bangunan baru Pasar Thumburuni, Kamis (24/07/2025).

Kepala Dinas Perindag, Mohjak Rengen, menyampaikan bahwa relokasi ini dilakukan secara bertahap, dengan mengedepankan prinsip keadilan, khususnya bagi para pemilik hak ulayat. Penempatan pedagang dilakukan sesuai hasil musyawarah bersama para pemangku kepentingan adat dan pemerintah daerah.

“Hari ini menjadi momentum awal bagi para pedagang untuk mulai menempati kios dan meja yang telah disiapkan. Saya minta mama-mama atau pedagang lama segera mengecek nama mereka ke tim kami, karena penempatan tidak boleh sembarangan atau serobotan,” tegas Mohjak Rengen dalam arahannya.

Ia menjelaskan, terdapat sebanyak 444 meja yang telah terdaftar sejak lama dan saat ini tengah diverifikasi kembali oleh tim. Jika ada pergantian kepemilikan dari pemilik awal ke pihak kedua atau ketiga, hal itu harus disampaikan secara terbuka.

“Kami akan telusuri siapa pemilik pertamanya. Jika ada penyewaan atau peminjaman kepada non-OAP, semua harus dijelaskan agar prosesnya transparan,” tambahnya.

Terkait hak ulayat, Dinas Perindag telah menetapkan alokasi khusus berdasarkan rekomendasi Bupati. Sebanyak 20 meja untuk marga Namudat dan 20 meja untuk marga Patiran akan ditempatkan di bagian depan pasar sebagai bentuk penghormatan terhadap pemilik tanah adat.

Selain itu, masing-masing markah juga mendapatkan 10 los, sehingga total alokasi mencapai 40 meja dan 20 los untuk komunitas adat.

“Ini komitmen kami dalam menghormati hak-hak masyarakat adat sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan,” jelas Mohjak.

Selain pedagang lama dan pemilik hak ulayat, pasar ini juga mengakomodir UMKM kampung, seperti pelaku usaha anyaman, busku (busana kulit), serta perwakilan komunitas keagamaan Kristen Protestan, Katolik, dan Islam. Pemerintah juga telah menyiapkan 17 unit meja yang akan digunakan secara kolektif oleh perwakilan dari 17 distrik di Fakfak.

Di akhir pernyataannya, Kadis Perindag Mohjak Rengen mengimbau seluruh pedagang agar mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

“Nama-nama yang belum terdeteksi silakan dilaporkan ke panitia untuk kami catat dan laporkan ke Bapak Bupati. Semua harus terdata, dan yang utama, hak ulayat harus dihormati dan ditempatkan di depan,” pungkasnya.

Selain itu, Staf Khusus Bupati Fakfak bidang Perekonomian, Charles Kambu, dalam kesempatan yang sama menambahkan, pembangunan Pasar Thumburuni merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan harus dijaga dengan baik.

“Pasar ini adalah hasil perjuangan pemerintah daerah, dari titik nol hingga berdiri megah seperti sekarang. Ini akan menjadi pusat ekonomi dan investasi baru di Fakfak,” ujarnya.

Charles juga menambahkan bahwa setelah pembangunan pasar, proyek infrastruktur lainnya akan segera menyusul, termasuk jalan dari titik nol Torea sepanjang empat kilometer dengan anggaran sekitar Rp35 miliar.

Ia pun berharap kesuksesan pasar ini akan membuka pintu bagi PSN lain seperti bandara dan infrastruktur besar lainnya.

Jurnalis: Ramli Rumbati || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima

10 Maret 2026 - 09:11

Rekrutmen Polri 2026 Disosialisasikan di SMAN 1 Fakfak, Siswa Didorong Persiapkan Diri

5 Maret 2026 - 12:54

Apel Gabungan HUT Damkar dan Satpol PP di Fakfak, Satpol PP Bentuk Unit Reaksi Cepat

5 Maret 2026 - 08:56

Harga Fuly Pala Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kg, Tertinggi di Tingkat Produsen Nasional

3 Maret 2026 - 11:27

Retribusi Pala Fakfak Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Produksi 262 Ton Meski Musim Pala Sela

3 Maret 2026 - 08:40

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error: