EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Kepala Distrik Pariwari, Moh. Imran Rengen, S.E., menyampaikan bahwa pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung Sekban berjalan lancar, aman, dan tertib sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Moh. Imran Rengen saat diwawancarai wartawan embaranmedia.com di sela-sela pelaksanaan Musrenbang Kampung Sekban, Jumat (23/01/2026).
“Alhamdulillah, kegiatan Musrenbang Kampung Sekban berjalan dengan lancar sesuai rencana. Kami berharap seluruh proses dapat diselesaikan dengan aman, baik, dan tertib,” ujar Moh. Imran Rengen.
Ia menjelaskan, Musrenbang merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan di setiap kampung dan kelurahan, kemudian dilanjutkan secara berjenjang hingga tingkat distrik dan kabupaten. Musrenbang Kampung Sekban sendiri dimulai sejak pukul 09.00 WIT hingga selesai, dengan agenda utama membahas berbagai usulan program pembangunan.
Pembahasan usulan tersebut mencakup kebutuhan masyarakat mulai dari tingkat keluarga, RT, hingga kampung. Seluruh usulan kemudian akan dipersiapkan untuk disampaikan kepada Bupati Fakfak sebagai bahan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, Musrenbang bertujuan untuk menggali dan membahas kebutuhan riil masyarakat di tingkat kampung, khususnya pada level RT, seperti pemenuhan kebutuhan dasar serta berbagai kekurangan yang masih dirasakan masyarakat.
Melalui Musrenbang, Kepala Distrik Pariwari berharap, program-program pembangunan kampung dapat berjalan optimal, serta persoalan yang belum terselesaikan dalam satu tahun anggaran dapat dituntaskan pada tahun berikutnya.
Lebih lanjut, Moh. Imran Rengen menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang selaras dengan visi dan misi Bupati Fakfak yakni Fakfak Membara, yang menitikberatkan pada dua sektor utama, yakni pendidikan dan kesehatan. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengurangi beban masyarakat di Kabupaten Fakfak.
Terkait kendala, ia mengakui adanya efisiensi anggaran yang berdampak pada beberapa program yang sebelumnya telah direncanakan. Oleh karena itu, pada tahun ini pelaksanaan program harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran kampung.
Meski demikian, ia menilai masyarakat Kampung Sekban tetap optimis dan tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai hambatan utama.
“Masyarakat tidak melihat dari sisi pengurangan anggaran, tetapi lebih pada bagaimana proses perencanaan ini tetap berjalan lancar dan sukses demi kepentingan kampung mereka,” pungkasnya.
Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia







