Pemuda Cengkeh 3 Intensif Latihan Tifa Sawat Jelang Lomba Menyongsong Islam Masuk Tanah Papua

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK Sejumlah pemuda dari wilayah Cengkeh 3, Kabupaten Fakfak, terus mengintensifkan latihan Tifa Sawat sebagai persiapan menghadapi lomba dalam rangka menyongsong peringatan Islam Masuk Tanah Papua yang akan digelar pada 10 Juli mendatang.

Latihan yang dilakukan secara rutin tersebut bertujuan untuk meningkatkan kekompakan, keterampilan, dan kesiapan para peserta agar dapat memberikan penampilan terbaik saat perlombaan berlangsung.

Koordinator Pemuda Cengkeh 3, Jufri Patipi, mengatakan bahwa latihan yang dijalankan merupakan wujud keseriusan generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya Islam yang telah tumbuh dan berkembang di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak.

Baca Juga :  Bupati Fakfak Samaun Dahlan Salat Id di Masjid Agung, Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden

Menurutnya, lomba Tifa Sawat bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkenalkan nilai-nilai sejarah dan budaya Islam kepada masyarakat.

“Kami terus melakukan latihan secara rutin agar saat perlombaan nanti seluruh anggota dapat tampil maksimal. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga bentuk kecintaan kami terhadap budaya dan sejarah Islam di Tanah Papua,” ujar Jufri Patipi saat ditemui di sela-sela latihan.

Baca Juga :  Perayaan Islam Masuk Tanah Papua 2026 Disiapkan, Ketua Panitia Silaturahmi di Distrik Pariwari

Ia menjelaskan, berbagai aspek penampilan terus dipersiapkan secara matang, mulai dari kekompakan gerakan, harmonisasi irama tabuhan tifa, hingga penghayatan syair-syair sawat yang akan dibawakan. Persiapan tersebut diharapkan mampu memberikan kesan terbaik bagi dewan juri maupun masyarakat yang menyaksikan perlombaan.

Jufri juga berharap kegiatan menyongsong peringatan Islam Masuk Tanah Papua dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal sejarah penyebaran Islam di Fakfak yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga :  Dari Motor Hilang hingga Pelaku Dibekuk, Ini Kronologi Pengungkapan Curanmor di Fakfak

Selain itu, kegiatan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat semangat pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Fakfak.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami berharap generasi muda semakin mencintai budaya daerah dan memahami sejarah Islam yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Fakfak,” tutupnya.

Pewarta: Emby || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: