Bukan Sekadar Jumlah Tenaga, Dinkes Fakfak Hitung Kebutuhan SDM Kesehatan Sesuai Beban Kerja

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak menggelar Workshop Perencanaan Kebutuhan SDM Kesehatan Kabupaten Fakfak Tahun 2026 pada 8–10 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Menghasilkan Perencanaan Kebutuhan SDM Kesehatan yang Akurat, Terukur, dan Berbasis Beban Kerja” sebagai upaya memperkuat kualitas perencanaan tenaga kesehatan di daerah.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Taufik Hidayat Rengen, SE., Ns., M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas perencanaan SDM kesehatan di Kabupaten Fakfak.

“SDM kesehatan merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sehingga dibutuhkan perencanaan yang tepat agar distribusi tenaga kesehatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan, beban kerja, dan standar pelayanan yang berlaku,”ujar Taufik Hidayat Rengen yang juga selaku Ketua Panitia Kegiatan.

Baca Juga :  Purna Tugas Sekda Fakfak, Drs. E.C. Sulaeman Uswanas Tetap Mengabdi Sebagai Staf Khusus Bupati Bidang Keuangan

Menurut Taufik, workshop ini memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya meningkatkan pemahaman peserta terhadap kebijakan dan regulasi terbaru terkait perencanaan SDM kesehatan, menyamakan persepsi dalam penyusunan kebutuhan tenaga kesehatan, serta meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan analisis kebutuhan berbasis beban kerja dan kondisi riil di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menghasilkan dokumen perencanaan kebutuhan SDM kesehatan yang akurat, objektif, dan dapat dijadikan dasar dalam pengusulan kebutuhan ASN, PPPK, redistribusi tenaga kesehatan, serta pengembangan SDM kesehatan di Kabupaten Fakfak.

Ia menjelaskan, workshop ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juli 2026. Kegiatan tersebut dibiayai melalui dana DIPA Tahun Anggaran 2026. Pada perencanaan awal, workshop dirancang untuk dilaksanakan secara luring dengan menghadirkan narasumber langsung dari Kementerian Kesehatan. Namun, karena adanya kendala teknis dan penyesuaian di lingkungan Kementerian Kesehatan, pelaksanaan kegiatan akhirnya disesuaikan dengan memanfaatkan dukungan jaringan komunikasi agar materi dan proses pendampingan tetap dapat berjalan.

Baca Juga :  Kabupaten Fakfak Miliki Lulusan Sarjana Terapan Akupunktur dan Pengobatan Herbal

Meski demikian, Taufik menegaskan bahwa perubahan teknis tersebut tidak mengurangi substansi dan tujuan utama kegiatan. Pemerintah Kabupaten Fakfak tetap berkomitmen agar seluruh peserta mampu melakukan analisis kebutuhan SDM kesehatan secara baik, sehingga nantinya dapat tersusun dokumen perencanaan kebutuhan SDM kesehatan Kabupaten Fakfak tahun 2026 yang dilengkapi dengan proyeksi kebutuhan tenaga kesehatan pada tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu, panitia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber dari Kementerian Kesehatan, seluruh peserta, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Panitia juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan workshop masih terdapat kekurangan, sekaligus berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan semangat kebersamaan demi tercapainya hasil yang maksimal.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Fakfak Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Kampung Kwuhkedak

Melalui workshop ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap lahir dokumen perencanaan kebutuhan SDM kesehatan yang berkualitas, terukur, dan sesuai kondisi lapangan. Dokumen tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung pemerataan tenaga kesehatan, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: