Kaimana Jadi Sampel Asesmen Digital Komdigi, Percepat Transformasi Pemerintahan Berbasis Elektronik
EMBARANMEDIA.COM, KAIMANA – Dalam upaya mempercepat transformasi digital pemerintahan daerah, Pemerintah Kabupaten Kaimana mengikuti Asesmen Kesiapan Digital Pemerintah Daerah Wilayah Papua yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI melalui Direktorat Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Klinik Pemerintah Digital tersebut berlangsung di Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada 13–16 Juli 2026, dengan melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah Papua.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Kaimana, Taufik Wahyu Hidayat, S.E., M.M., mengatakan asesmen tersebut bertujuan memetakan tingkat kesiapan digital pemerintah daerah, mengidentifikasi berbagai tantangan dalam transformasi digital, serta menyusun rekomendasi strategis sebagai dasar pendampingan dan percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal itu disampaikannya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/7/2026).
Menurut Taufik, Kabupaten Kaimana menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai sampel asesmen di Provinsi Papua Barat bersama Kabupaten Fakfak. Sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta diwajibkan mengisi formulir asesmen sebagai data awal yang memuat berbagai informasi pendukung terkait indeks-indeks penilaian kesiapan digital pemerintah daerah.
“Seluruh data yang disampaikan pemerintah daerah menjadi bahan awal analisis dan pendalaman selama proses asesmen. Dalam pelaksanaannya, peserta melakukan penelaahan indikator kesiapan digital bersama tim Kementerian Komunikasi dan Digital serta tenaga ahli dari perguruan tinggi,” ujar Taufik.
Ia menjelaskan, transformasi digital merupakan salah satu agenda prioritas nasional dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah terus mendorong percepatan penerapan SPBE dan penguatan pemerintahan digital di seluruh daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Lebih lanjut, Taufik mengatakan Program Klinik Pemerintah Digital yang digagas Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital menjadi sarana pendampingan dan konsultasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas serta kesiapan digital secara terarah dan berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, setiap daerah memperoleh evaluasi terhadap aspek tata kelola, kebijakan, infrastruktur, sumber daya manusia, hingga layanan digital yang telah diterapkan.
Menurutnya, hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi strategis yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah. Rekomendasi tersebut sekaligus menjadi acuan dalam pendampingan lanjutan melalui Program Klinik Pemerintah Digital, sekaligus mendukung peningkatan Indeks SPBE dan percepatan transformasi digital pemerintahan daerah.
Taufik menambahkan, secara umum kegiatan tersebut bertujuan memetakan kesiapan digital pemerintah daerah di wilayah Papua sebagai dasar penyusunan rencana tindak lanjut pendampingan. Secara khusus, asesmen difokuskan untuk mengidentifikasi kondisi aktual transformasi digital, menilai pemenuhan indikator kesiapan dari aspek kebijakan, tata kelola, infrastruktur, sumber daya manusia, serta layanan digital, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan kebutuhan prioritas setiap daerah dalam implementasi SPBE.
Asesmen kesiapan digital ini diikuti oleh 15 pemerintah daerah di Tanah Papua, yakni Kabupaten Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Jayapura, Jayawijaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya, Boven Digoel, Fakfak, Kaimana, Teluk Wondama, Raja Ampat, Maybrat, serta Kota Jayapura.
Melalui kegiatan ini diharapkan pemerintah daerah mampu memberikan gambaran nyata mengenai kondisi implementasi transformasi digital sehingga rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan riil di lapangan dan mempercepat terwujudnya pemerintahan digital yang berkualitas.
Pewarta: Yon || Editor: Redaksi Embaranmedia



















