Figur Muda Fenomenal Dan Peluang Kemenangan Calon Bupati Jalur Independen

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakfak – Ketokohan atau figur yang diusung merupakan modal utama untuk meraih kemenangan, bahkan faktor ini berpengaruh signifikan daripada mesin politik itu sendiri. Calon perseorangan yang mampu memenangkan kontestasi pilkada umumnya memiliki magnet ketokohan yang lebih besar daripada kontestan yang diusung oleh parpol atau koalisi parpol. Sebut saja pasangan Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga mampu memperoleh 40,10 persen suara sah di Sikka NTT pada Pilkada 2018, atau pasangan Irsan Efendi Nasution dan Arwin Siregar dengan perolehan 44,26 persen suara sah di pilkada Kota Padang Sidimpuan pada pilkada tahun yang sama. Mereka merupakan tokoh dengan basis dukungan akar rumput yang terbukti mampu melawan dominasi mesin politik dari parpol.

Kabupaten Fakfak Papua barat Tokoh muda Untung Tamsil S.Sos, M.Si dengan segudang pengalamannya sejak kuliah pernah bergabung pada organisasi mahasiswa hingga menjabat sebagai ketua umum KNPI kabupaten fakfak periode 2011-2015 berdampingan dengan figur perempuan asli Fakfak yang juga telah lama berkecimpung pada birokrasi pemerintahan Ibu Yohana Dina Hindom SE.MM dengan akronim UTAYOH telah lolos dengan syarat dukungan masyarakat sebanyak 5.678. Merupakan tokoh fenomenal yang akhir-akhir banyak di perbincangan masyarakat ialah tokoh muda bermental petarung. Miliki seorang istri yang di karuniai sembilan orang anak, sosok muda dengan sapaan UT berani tampail memukau, mengindahkan konsekuen logis melepaskan segala atribut sebagai aparatur sipil negara yang sekurang-kurangnya 15 tahun kemudian masa pensiunnya.

Baca Juga :  Hari ini, PPD Distrik Fakfak Tengah Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2024

Argumentasi ini cukup beralasan, seperti disampaikan oleh Lili Romli (2006) bahwa begitu sentralnya faktor figur, maka individu-individu yang selama ini mengganggap dirinya populer atau dikenal oleh masyarakat kerap mencalonkan diri sebagai kandidat dalam pilkada. Peluang semakin terbuka bagi calon perseorangan tatkala tidak ada hubungan yang paralel antara kemenangan parpol dalam pemilu sebelumnya dengan kemenangan kandidat yang diusung dalam pilkada. Peluang ini menjadi gejala umum dalam sistem demokrasi modern, di mana Lipset (2007) menjabarkan bahwa demokrasi memberikan keyakinan pada kesempatan mobilitas individu terhadap kekuasaan demokratik, termasuk mengambil bagian dari sirkulasi elite kekuasaan melalui mekanisme pemilihan yang konstitusional.

Baca Juga :  Caleg Partai Amanat Nasional Dapil III Fakfak Temukan Money Politik Terjadi di Bomberay dan Tomage, Akan Lapor Ke Bawaslu

Calon perseorangan dapat juga diposisikan sebagai respon kelompok terhadap para aristokrasi yang didominasi elite parpol yang selama ini dipersepsikan negatif. Karena dinilai abai terhadap kepentingan-kepentingan publik yang seharusnya diperjuangkan oleh para elite parpol. Lihat saja dari berbagai hasil survei juga memosisikan parpol sebagai lembaga politik dengan tingkat kepercayaan publik yang berada di urutan terbawah. Artinya, publik juga belum sepenuhnya yakin apabila masa depan kepemimpinan daerah diserahkan sepenuhnya kepada kandidat yang diusung oleh parpol atau koalisi parpol.

Setidaknya ada dua prasyarat yang perlu dipertimbangkan oleh calon perseorangan untuk memperbesar kemenangan dalam kontestasi pilkada. Pertama, syarat dukungan (5678) minimal adalah jejaring modal politik yang penting. Modal ini dapat dioptimalkan sebagai mesin politik sekaligus meningkatkan magnet electoral terhadap calon perseorangan.

Kedua, tren perilaku memilih. Terjadi kecenderungan pergeseran perilaku memilih, dari perilaku pragmatisme ke arah rasional. Kesadaran politik membuat pemilih semakin cerdas menentukan pilihan-pilihan politik dengan pertimbangan yang lebih rasional. Hal ini tidak terlepas dari tren meningkatnya partisipasi pemilih pemula serta piramida demografis pemilih yang didominasi usia produktif (17–40 tahun).
Prasyarat ini berkaitan dengan dinamika isu politik yang perlu diperhatikan oleh calon perseorangan. Tren perilaku memilih diikuti dengan tren isu-isu politik kandidasi, pemilih mulai bergeser ke kanan, dalam arti dukungan pemilih kepada kandidat tak lagi ditentukan oleh dimensi politik semata, tetapi justru isu-isu ekonomi akan lebih dominan dalam menarik dukungan pemilih. Segmentasi pemilih lebih ditentukan oleh kebijakan upah, peningkatan pendapatan, dan kelayakan lingkungan. Isu ini menggeser polarisasi politik yang menonjolkan identitas kedaerahan maupun sentimen keyakinan keagamaan tertentu.

Baca Juga :  Hari Ke-empat Pleno Terbuka, PPD Distrik Fakfak Tengah Selesaikan 16 TPS

Alhasil, harapan masih terbuka bagi calon perseorangan untuk menjaga eksistensinya. Sebagaimana ikhtiar konstitusional, berkontribusi dalam alternatif pilihan bagi pemilih, menjaga semangat demokrasi, yaitu kebebasan-kesetaraan (equality) hak pilih warga negara.

Oleh :Abu Salim Yarkuran

Berita Terkait

4 Kursi DPRD Kabupaten Fakfak Dipastikan Milik Partai Gerindra di Pemilu 2024
Partai Amanat Nasional Fakfak Mulai Fokus Lengkapi Saksi Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024
Panwas Distrik Fakfak Tengah Secara Terus Awasi Tahapan Pemilu Hingga Rapat Pleno
Hari Ke-empat Pleno Terbuka, PPD Distrik Fakfak Tengah Selesaikan 16 TPS
Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Distrik Pariwari Sedang Berlangsung, Jumhur: Hingga Saat Ini Berjalan Dengan Lancar
Pemungutan Suara Ulang 2 TPS di Fakfak Akan Dilaksanakan Sabtu 24 Februari 2024
Caleg Partai Amanat Nasional Dapil III Fakfak Temukan Money Politik Terjadi di Bomberay dan Tomage, Akan Lapor Ke Bawaslu
Berikut Alasannya Rapat Pleno di Distrik Fakfak Tengah Baru Dimulai Hari Ini
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:17 WIB

4 Kursi DPRD Kabupaten Fakfak Dipastikan Milik Partai Gerindra di Pemilu 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:31 WIB

Panwas Distrik Fakfak Tengah Secara Terus Awasi Tahapan Pemilu Hingga Rapat Pleno

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:20 WIB

Hari Ke-empat Pleno Terbuka, PPD Distrik Fakfak Tengah Selesaikan 16 TPS

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:36 WIB

Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Distrik Pariwari Sedang Berlangsung, Jumhur: Hingga Saat Ini Berjalan Dengan Lancar

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:59 WIB

Pemungutan Suara Ulang 2 TPS di Fakfak Akan Dilaksanakan Sabtu 24 Februari 2024

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:33 WIB

Caleg Partai Amanat Nasional Dapil III Fakfak Temukan Money Politik Terjadi di Bomberay dan Tomage, Akan Lapor Ke Bawaslu

Senin, 19 Februari 2024 - 17:20 WIB

Berikut Alasannya Rapat Pleno di Distrik Fakfak Tengah Baru Dimulai Hari Ini

Senin, 19 Februari 2024 - 16:43 WIB

Hari ini, PPD Distrik Fakfak Tengah Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2024

Berita Terbaru

Konseling & Rohani

Keutamaan Bershalawat

Selasa, 27 Feb 2024 - 08:45 WIB

Pemerintahan

Polres Fakfak Terjunkan 80 Personel Amankan PSU di 2 TPS

Jumat, 23 Feb 2024 - 21:26 WIB

error: