Kutuk Bom Makassar, Jazilul: Jihad Islam Tidak Seperti Itu

- Jurnalis

Selasa, 30 Maret 2021 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com Jakarta- Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Ia menyebut aksi tersebut sebagai Tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama.
Menurut Jazilul aksi terorisme melalui tindakan bom bunuh diri tersebut tidak bisa dibenarkan dengan dalih apapun, termasuk dengan kedok agama. Sebab, semua agama menganjurkan perdamaian.

“Tidak ada agama yang menganjurkan aksi terorisme. Ini bertentangan dengan agama dan kemanusiaan. Karena itu, saya mengutuk keras aksi bom bunuh diri ini,” ungkap Jazilul, Selasa (30/3/2021).

Ia menyebut aksi yang menyebabkan 20 orang luka-luka dan dua terduga pelaku tewas tersebut akan mengoyak persatuan dan memunculkan praduga. Termasuk mencoreng citra agama, khususnya Islam yang sering dituduh sebagai pembenar aksi terorisme dengan dalih berjihad.

Baca Juga :  Aksi Nyata Mahasiswa HI UMM: Kolaborasi dengan JAGUAR 119 Dalam Implementasi SDGs melalui Penghijauan di Kaki Gunung Arjuno

“Jihad dalam Islam tidak seperti itu. Itu adalah tindakan kelompok pengecut dengan berkedok pada agama,” tegas Jazilul.

Wakil Ketua Umum DPP PKB ini pun meminta masyarakat untuk bersatu, tetap tenang dan tidak merasa ketakutan dengan adanya teror tersebut. Sebab, ketakutan justru membuat para pelaku merasa berhasil dalam menjalankan misinya.

Jazilul turut mendorong Polri dan TNI untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan. Ia mengapresiasi respons cepat Polri dan TNI yang telah berhasil mengidentifikasi pelaku aksi bom bunuh diri.

“Polri dan TNI harus untuk bersatu padu, bergerak cepat mengungkap dalang di balik aksi bom bunuh diri ini. Para penegak hukum harus bisa memastikan bahwa kondisi bangsa kita benar-benar aman. Apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19 sekarang ini, keamanan atau ketenangan masyarakat harus dijamin oleh negara,” ulas Jazilul.

Baca Juga :  Aksi Nyata Mahasiswa HI UMM: Kolaborasi dengan JAGUAR 119 Dalam Implementasi SDGs melalui Penghijauan di Kaki Gunung Arjuno

Jazilul pun mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstrimisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme. Perpres yang ditandatangani pada 6 Januari lalu bertujuan untuk mencegah ancaman ekstrimisme berbasis kekerasan dan mengarah pada aksi terorisme di Indonesia.

“Kami setuju dengan perpres tersebut demi terciptanya persatuan dan kerukunan, sekaligus mencegah lahirnya pikiran dan aksi ekstremis yang dapat memecah belah kedaulatan negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Aksi Nyata Mahasiswa HI UMM: Kolaborasi dengan JAGUAR 119 Dalam Implementasi SDGs melalui Penghijauan di Kaki Gunung Arjuno

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya telah berhasil mengungkap identitas pelaku aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Selain itu, Polisi juga menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi ini di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Mereka diduga bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulawesi Selatan.

Kapolri juga memerintahkan Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror untuk mencari bagian dari kelompok teroris yang mengancam kehidupan masyarakat, dan mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik pasca-ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Berita Terkait

Aksi Nyata Mahasiswa HI UMM: Kolaborasi dengan JAGUAR 119 Dalam Implementasi SDGs melalui Penghijauan di Kaki Gunung Arjuno
Sebarkan Surat IMM Dengan Tudingan Ilegal, IMM Kota Ambon Minta Kapolresta Driyano Andri Ibrahim Klarifikasi
Presiden Jokowi: Kenaikan UKT Dibatalkan untuk Tahun Ini
Hadiri Peresmian IDTH, Presiden Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Kuartal I 2024 Tumbuh Hingga 5,11 Persen
Warga Minta Inpektorat Segera Audit Pj. Kades Kelibingan SBT Atas Ketidakadilannya ke 37 KK
Imgobati Basis Fakfak Gelar Pengobatan Gratis Bagi Warga Dusun Derak SBT
Bupati Untung Tamsil Sebut Provinsi Papua Barat Jadi Miniatur Bhineka Tunggal Ika di Indonesia
Bamsoet Berharap Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo – Gibran Diisi Figur Kompeten
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 09:18 WIB

Aksi Nyata Mahasiswa HI UMM: Kolaborasi dengan JAGUAR 119 Dalam Implementasi SDGs melalui Penghijauan di Kaki Gunung Arjuno

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:58 WIB

Sebarkan Surat IMM Dengan Tudingan Ilegal, IMM Kota Ambon Minta Kapolresta Driyano Andri Ibrahim Klarifikasi

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:53 WIB

Presiden Jokowi: Kenaikan UKT Dibatalkan untuk Tahun Ini

Selasa, 7 Mei 2024 - 19:23 WIB

Hadiri Peresmian IDTH, Presiden Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Kuartal I 2024 Tumbuh Hingga 5,11 Persen

Sabtu, 20 April 2024 - 22:30 WIB

Warga Minta Inpektorat Segera Audit Pj. Kades Kelibingan SBT Atas Ketidakadilannya ke 37 KK

Berita Terbaru

error: