Warga Kabupaten Pandeglang Rasakan Gempa M5,4

- Jurnalis

Minggu, 23 Mei 2021 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Warga Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, merasakan gempa magnitudo (M)5,4 yang terjadi pada hari ini, Minggu (23/5). Guncangan yang dirasakan warga setempat  berlangsung beberapa detik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang menginformasikan warganya merasakan guncangan dengan tingkat sedang. Durasi guncangan yang dirasakan berlangsung selama 3 hingga 5 detik. Selain kabupaten ini, BNPB juga menerima laporan dari BPBD Kota Serang yang menyebutkan warganya merasakan guncangan lemah selam 2 hingga 3 detik. 

Berdasarkan pemodelan dari BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami. BMKG mencatat parameter gempa M5,4 terjadi pada Minggu (23/5), pukul 10.50 WIB. Pusat gempa berada pada 18 km barat laut Sumur, Provinsi Banten, dengan kedalaman 10 km. 

BMKG merilis intensitas kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI menunjukkan beberapa wilayah terdampak III MMI yaitu Sumur, Cigeulis, Panimbang, Picung, Sindangresmi dan Wanasalam. Sedangkan II MMI, beberapa wilayah yang teridentifikasi yaitu Tanjung Bintang, Kalianda, Penengahan, Palas, Ketapang, Sragi, Candipuro, Bakauheni, Way Sulan, Wai Panji, Jabung, Pasir Sakti, Waway Karya, Sukarame, Rajabasa, Leuwiliang, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Jasinga, Cigudeng, Tenjo, Ciomas, Dramaga dan sekitarnya. 

Provinsi Banten termasuk wilayah dengan potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 8 kabupaten dengan luas 391.475 hektar yang berada pada kawasan bahaya tersebut. Kedelapan wilayah administrasi tersebut yaitu Pandeglang, Lebak, Tangerang, Serang, Tangerang Selatan, Cilegon, Serang dan Kota Tangerang. Pandeglang berada pada wilayah luas bahaya tertinggi di antara kedelapan wilayah di Provinsi Banten. 

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa bumi dan tsunami. Belum ada teknologi yang dapat memastikan secara akurat waktu akan terjadi gempa bumi. Dalam merespons gempa bumi, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap dampak kerusakan bangunan. Korban jiwa tidak disebabkan karena fenomena gempa tetapi bangunan yang rusak akibat guncangan gempa. 

Berita Terkait

Presiden Jokowi Terima Surat Pengunduran Diri Mahfud MD
Bulan Juli, Bandara IKN Ditarget Uji Coba
Malam Ini Debat Keempat Cawapres Digelar, KPU Telah Tetapkan Tema, Lokasi Hingga Panelis dan Moderator
Resmikan Tiga Jembatan di Jawa Tengah, Presiden: Mobilitas Makin Aman dan Cepat
Dorong Produktivitas Petani, Pemerintah Siapkan Tambahan Subsidi Pupuk
Prabowo Beri Santunan Kepada Korban Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumbar
Polres MBD Lakukan Pengawasan di Gudang Logistik KPUD, Pastikan Dokumen Tersimpan Dengan Aman
Dua Hari Kunjungi Fakfak, Bupati Untung Tamsil Ucapkan Terima Kasih Ke Presiden Jokowi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Februari 2024 - 20:18 WIB

Presiden Jokowi Terima Surat Pengunduran Diri Mahfud MD

Kamis, 25 Januari 2024 - 06:57 WIB

Bulan Juli, Bandara IKN Ditarget Uji Coba

Minggu, 21 Januari 2024 - 15:13 WIB

Malam Ini Debat Keempat Cawapres Digelar, KPU Telah Tetapkan Tema, Lokasi Hingga Panelis dan Moderator

Selasa, 2 Januari 2024 - 20:33 WIB

Resmikan Tiga Jembatan di Jawa Tengah, Presiden: Mobilitas Makin Aman dan Cepat

Rabu, 13 Desember 2023 - 19:18 WIB

Dorong Produktivitas Petani, Pemerintah Siapkan Tambahan Subsidi Pupuk

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:52 WIB

Prabowo Beri Santunan Kepada Korban Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumbar

Kamis, 7 Desember 2023 - 20:47 WIB

Polres MBD Lakukan Pengawasan di Gudang Logistik KPUD, Pastikan Dokumen Tersimpan Dengan Aman

Minggu, 26 November 2023 - 10:53 WIB

Dua Hari Kunjungi Fakfak, Bupati Untung Tamsil Ucapkan Terima Kasih Ke Presiden Jokowi

Berita Terbaru

error: