Soal Pemasaran Hasil Panen Petani Lokal, Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Fakfak Berikan Opsi Buat Pasar Tani

- Jurnalis

Jumat, 17 September 2021 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak Muhamad Soleh, SHut

Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak Muhamad Soleh, SHut

Embaranmedia.com, Fakfak – Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak Muhamad Soleh, SHut, MSi menjelaskan terkait dengan kebutuhan sayur-mayur Dikabupaten Fakfak per tahun sebesar 7.000 ton guna mensuplay permintaan warga masyarakat Fakfak.

Menurutnya, kalau jadi gambaran volume sayur yang masuk dari Kmp. Kalabia maupun Kapal Pelni sesungguhnya data yang kita terima yaitu Volume Sayur sayuran yang masuk dari luar Fakfak hanya 1.000 ton.

“Jadi, 1.000 ton sayur mayur yang masuk dari luar Fakfak maka Sisanya 6.000 Ton Sayur mayur itu berasal dari Petani Lokal Fakfak, “Ujar Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak saat diwawancarai oleh embaranmedia.com di ruang kerjanya, Kamis (16/09/2021) Siang.

Baca Juga :  Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis

Lanjutnya, Terkait pemasaran oleh Petani Lokal, perlu kita ketahui dahulu yaitu harga cabe saat ini menurun ke Rp.35.000,- sampai Rp.50.000,-. Padahal dari sisi ekonomi biaya produksi dari cabe tidak boleh harganya segitu dan minimal Rp. 75.000,- baru bisa mendapatkan angka layak.

“Harga cabe bisa menurun seperti ini disebabkan karena produksi cabe pada petani lokal sangat melimpah, dan beberapa kawasan utama dan penyangga terus mensuplai ke pasar. Kawasan utama adalah Werabuan, Bomberay dan Karas serta kawasan penyangga yaitu Pulau Panjang, “Jelasnya.

Baca Juga :  Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan

Tambahnya, dari sisi aspek pemasaran, kita juga tidak bisa mengatur tentang harga karena melanggar aturan perdagangan dan Pemerintah Daerah tidak mempunyai kewenangan untuk menetapkan harga tersebut.

“Terkait dengan kendala itu semua, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak mempunyai opsi yaitu membuat Pasar Tani, sehingga Petani Lokal tidak lagi melalui tengkulak, karena di Pasar induk pun semuanya melalui tengkula, maka dari itu, kami telah mengusulkan kepada Bapak Bupati terkait dengan opsi yang kami berikan untuk membuat Pasar Petani Lokal, “Pungkasnya.

Ia menambahkan kembali, kalau ada Pasar Tani maka petani lokal bisa langsung berjualan di pasar itu dan semuanya harus asli dari Petani Lokal OAP Fakfak.

Baca Juga :  Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi

“Kami juga memberikan saran untuk lokasi Pasar Tani yakni di Jalan Baru dan Jalan Kokas, karena masyarakat dari kampung-kampung bisa langsung berjualan disitu, “Pungkasnya.

Selanjutnya, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan mengatakan terkait Pemasaran di Kampung Gar juga kami berupaya untuk membantu memasarkannya, tetapi pasar kita dipenuhi komuditas petani lokal dari kampung-kampung lain, maka dari itu semuanya ada pada Pembangunan Pasar Tani Tradisional, supaya bisa mengakomodir semua petani lokal OAP Fakfak yang berjualan hasil kebun mereka sendiri. (EM/AZT)

Berita Terkait

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini
Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi
Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan – Bandara Siboru
Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis
Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya
Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum
Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan
Kerjasama Pemkab Fakfak dan IPB, Berhasil Wisudahkan 48 Siswa Asal Fakfak di Sekolah Pemberdayaan Rakyat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 09:06 WIB

Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:28 WIB

Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan – Bandara Siboru

Jumat, 14 Juni 2024 - 09:32 WIB

Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:58 WIB

Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:00 WIB

Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum

Senin, 10 Juni 2024 - 19:10 WIB

Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:10 WIB

Kerjasama Pemkab Fakfak dan IPB, Berhasil Wisudahkan 48 Siswa Asal Fakfak di Sekolah Pemberdayaan Rakyat

Rabu, 5 Juni 2024 - 19:35 WIB

Polres Fakfak Raih Peringkat 1 Dalam Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran

Berita Terbaru

error: