Tinjau Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Presiden Harap Anak Terlindungi COVID-19

- Jurnalis

Rabu, 15 Desember 2021 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi bersama siswa SDN Cideng, Gambir pada peninjauan vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun, Rabu (15/12/2021). (Foto: Setkan.go.id)

Presiden Jokowi bersama siswa SDN Cideng, Gambir pada peninjauan vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun, Rabu (15/12/2021). (Foto: Setkan.go.id)

Embaranmedia.com, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun yang digelar di Kompleks SDN Cideng, Gambir, Jakarta, pada Rabu (15/12/2021). Vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun akan menyasar sekitar 26,5 juta anak di seluruh Indonesia.

“Pagi hari ini saya datang untuk melihat dimulainya vaksinasi untuk anak antara 6-11 tahun yang di seluruh Indonesia ini ada kurang lebih 26,5 juta anak-anak yang harus kita vaksin dan khusus di Jakarta ada 1,2 juta anak yang harus divaksin,” ujar Presiden dalam keterangannya usai peninjauan.

Baca Juga :  Sebarkan Surat IMM Dengan Tudingan Ilegal, IMM Kota Ambon Minta Kapolresta Driyano Andri Ibrahim Klarifikasi

Presiden mengapresiasi telah dimulainya vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak ini dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan di provinsi-provinsi yang lain, tidak hanya di Jakarta saja. Dengan vaksinasi ini, Presiden berharap anak-anak bisa terlindungi dari penyebaran COVID-19 , baik varian lama maupun varian baru.

“Semuanya juga harus disesuaikan karena anak-anak kita juga harus mendapatkan imunisasi, mendapatkan vaksinasi untuk penyakit-penyakit yang lain sehingga pengaturan ini ada di Kementerian Kesehatan, ada di Dinas Kesehatan daerah, dan kita harapkan semuanya bisa segera kita selesaikan,” tandasnya.

Baca Juga :  Sebarkan Surat IMM Dengan Tudingan Ilegal, IMM Kota Ambon Minta Kapolresta Driyano Andri Ibrahim Klarifikasi

Dalam kesempatan tersebut, sedikitnya 200 siswa SD berusia 6-11 tahun divaksin menggunakan Sinovac. Mereka terdiri atas siswa SDN Cideng 04 sebanyak 44 orang, SDN Cideng 13 sebanyak 59 orang, SDN Cideng 09 sebanyak 44 orang, dan SDN Cideng 10 sebanyak 53 orang.

Pelaksanaan vaksinasi bagi anak ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI) melalui surat nomor 166/ITAGI/Adm/XII/2021 tanggal 9 Desember 2021 perihal kajian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun.

Baca Juga :  Sebarkan Surat IMM Dengan Tudingan Ilegal, IMM Kota Ambon Minta Kapolresta Driyano Andri Ibrahim Klarifikasi

Bersamaan dengan ini Menteri Kesehatan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK) Nomor HK.01.07./MENKES/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Bagi Anak Usia 6 (Enam) Sampai Dengan 11 (Sebelas) Tahun, yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 13 Desember 2021.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan vaksinasi tersebut yaitu Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Berita Terkait

Sebarkan Surat IMM Dengan Tudingan Ilegal, IMM Kota Ambon Minta Kapolresta Driyano Andri Ibrahim Klarifikasi
Presiden Jokowi: Kenaikan UKT Dibatalkan untuk Tahun Ini
Hadiri Peresmian IDTH, Presiden Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Kuartal I 2024 Tumbuh Hingga 5,11 Persen
Warga Minta Inpektorat Segera Audit Pj. Kades Kelibingan SBT Atas Ketidakadilannya ke 37 KK
Imgobati Basis Fakfak Gelar Pengobatan Gratis Bagi Warga Dusun Derak SBT
Bupati Untung Tamsil Sebut Provinsi Papua Barat Jadi Miniatur Bhineka Tunggal Ika di Indonesia
Bamsoet Berharap Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo – Gibran Diisi Figur Kompeten
Wakapolres Fakfak Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mansinam 2024, Ini Amanat Kapolri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:58 WIB

Sebarkan Surat IMM Dengan Tudingan Ilegal, IMM Kota Ambon Minta Kapolresta Driyano Andri Ibrahim Klarifikasi

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:53 WIB

Presiden Jokowi: Kenaikan UKT Dibatalkan untuk Tahun Ini

Selasa, 7 Mei 2024 - 19:23 WIB

Hadiri Peresmian IDTH, Presiden Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Kuartal I 2024 Tumbuh Hingga 5,11 Persen

Sabtu, 20 April 2024 - 22:30 WIB

Warga Minta Inpektorat Segera Audit Pj. Kades Kelibingan SBT Atas Ketidakadilannya ke 37 KK

Jumat, 19 April 2024 - 15:48 WIB

Imgobati Basis Fakfak Gelar Pengobatan Gratis Bagi Warga Dusun Derak SBT

Minggu, 14 April 2024 - 18:58 WIB

Bupati Untung Tamsil Sebut Provinsi Papua Barat Jadi Miniatur Bhineka Tunggal Ika di Indonesia

Jumat, 12 April 2024 - 16:43 WIB

Bamsoet Berharap Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo – Gibran Diisi Figur Kompeten

Kamis, 4 April 2024 - 13:57 WIB

Wakapolres Fakfak Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mansinam 2024, Ini Amanat Kapolri

Berita Terbaru

Fakfak Terkini

Babinsa Koramil Karas Bantu Warga Cor Halaman Masjid

Rabu, 12 Jun 2024 - 19:47 WIB

Fakfak Terkini

Koramil Tomage Bahu-membahu Bantu Mengecor Pondasi Rumah Warga

Selasa, 11 Jun 2024 - 18:42 WIB

error: