Dandim 1803/Fakfak : Tetap Semangat, Teruslah Belajar, Sebab Masa Depan Bangsa Kelak Ada di Pundak Kalian

Embaranmedia.com, Fakfak – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Gatot Teguh Waluyo memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Siswa-siswi SMA YPK Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (20/01/2022) Kemarin.

Pemberian materi Wawasan Kebangsaan kepada para Siswa-siswi generasi penerus menurut Dandim 1803/Fakfak merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam rangka menanamkan rasa Nasionalisme serta kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia.

Baca Juga :  Dari Kampung Tetar, Gerakan Literasi Bangkit: Rumah Baca Siboban Gaungkan Pentingnya Pendidikan

Menurut Dandim 1803 Fakfak, melalui Wawasan Kebangsaan kita dapat menanamkan semangat positif kepada para generasi muda dengan meneladani semangat juang para Pahlawan serta para pejuang yang telah berjuang dalam meraih Kemerdekaan dari tangan Penjajah.

“Di era Digital/Zaman modern ini para generasi muda harus lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial sehingga tidak mudah terjerumus dalam hal hal yang bersifat Negatif, serta menjaga pergaulan sehingga tidak salah langkah dan menghancurkan masa depan,”Jelasnya.

Baca Juga :  Kabar Baik dari Polinef: Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2026 Dibuka hingga 31 Mei

Dikatakannya, Ingat Adik-adik Para generasi penerus, timbalah ilmu setinggi-tingginya, kokohkan semangat serta cita-cita kalian sehingga apa yang kalian cita-citakan dapat tercapai, sebab masa depan perjuangan bangsa Indonesia berada di tangan kalian kelak.

“Ingatlah perjuangan para Pahlawan yang telah berkorban dalam meraih kemerdekaan dari tangan Penjajah, sehingga saat ini kita dapat menikmati hasil perjuangan mereka,”Tegas Dandim 1803/Fakfak.

Baca Juga :  Menuju Indonesia Emas 2045, Kemdiktisaintek Ubah Cara Kampus Kelola Program Studi

Tambahnya, untuk itu jangan Nodai Perjuangan Para Pahlawan dengan Hal-hal yang bersifat Negatif, Tetap semangat dan teruslah belajar sebab Masa depan bangsa kelak ada di Pundak Kalian. (EM/03)

Tutup
error: