Polisi Serahkan 4 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pembuhunan Kepala Distrik Kramomongga Fakfak ke JPU

- Jurnalis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Serahkan 4 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pembuhunan Kepala Distrik Kramomongga Fakfak ke JPU, (Foto: Humas Polres Fakfak).

Polisi Serahkan 4 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pembuhunan Kepala Distrik Kramomongga Fakfak ke JPU, (Foto: Humas Polres Fakfak).

Embaranmedia.com, FAKFAK – Polres Fakfak Limpahkan Tersangka Dan Barang Bukti Kasus Pembunuhan Kepala Distrik Kramomongga ke Kejaksaan Negeri Fakfak, ketika berkas Perkara dinyatakan Lengkap oleh Pihak Kejaksaan Negeri Fakfak, Jumat (29/12/2023) kemarin.

Mendapatkan pengawalan ketat sebanyak 4 Tersangka yakni “V.P.K”, “Y.K”, “A.S.K” dan Tersangka “F.K” yang merupakan Tersangka kasus Tindak Pidana Pembunuhan dan Secara Bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan mati dan Pembakaran yang terjadi 14 Agustus silam di Distrik Kramomongga.

Kegiatan Penyerahan Tersangka dan Barang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Fakfak Iptu Arif Usman Rumra, S.Sos, MH didampingi oleh Para penyidik lainnya serta di sambut diterima oleh Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Fakfak ibu Jasmawati, SH Serta Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Fakfak Kevin Rivaldo, SH.

Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, SE., MH melalui Kasat Reskrim Iptu Arif Usman Rumra, mengatakan, penyidik Polres Fakfak telah melaksanakan Tahap 2 yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Fakfak atas 4 tersangka yang Secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang/barang yang mengakibatkan mati dan Pembakaran.

“Ini juga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP Jo Pasal 338 KUHP Jo Pasal 170 ayat (2) ke 3e KUHP Jo Pasal 351 ayat (3) KUHP dan Pasal 187 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP Jo Pasal 56 KUHP atau Pasal 106 KUHP Jo Pasal 108 KUHP Jo Pasal 110 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951,”jelas Kasat Reskrim melalui Press Rilisnya yang diterima media ini, Jumat (29/12/2023) malam.

Selain itu, dalam kesempatan ini Kasat Reskrim mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat dan keluarga korban atas bantuan dan partisipasinya sehingga kasus ini dapat ditinjak lanjuti dengan baik.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat Fakfak jika mengetahui keberadaan DPO yang masih dikejar, agar mohon kerjasama dari masyarakat. Kalau melihat pelaku segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center 110,”tegas Kasat Reskrim.

Pewarta: Azt

Berita Terkait

Polisi Berhasil Tangkap Produksi Miras Lokal di Fakfak Papua Barat
Selang Waktu 2 Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman di Fakfak
Di Fakfak, Polisi Ungkap Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur, Ayah Tiri 3 Kali Setubuhi Anaknya
Kasus Korupsi Proyek di Dinas Perikanan dan Kelautan Fakfak, 2 Tersangka Ditahan Kejaksaan Negeri
Polisi Mendalami Kasus Kebakaran SMA N 1 Kokas Fakfak
Melalui Langkah Persuasif Polres Fakfak, Satu DPO Kasus Kramomongga Menyerahkan Diri
Kasus Distrik Kramomongga Fakfak Terus Didalami Polisi, Kapolda Papua Barat Ungkap Motifnya
Diserang OTK, Kantor Distrik dan Sekolah Dibakar, Kepala Distrik Kramomongga Meninggal Dunia
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Juni 2024 - 15:54 WIB

Polisi Berhasil Tangkap Produksi Miras Lokal di Fakfak Papua Barat

Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:07 WIB

Polisi Serahkan 4 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pembuhunan Kepala Distrik Kramomongga Fakfak ke JPU

Jumat, 29 Desember 2023 - 16:14 WIB

Selang Waktu 2 Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman di Fakfak

Senin, 4 Desember 2023 - 21:44 WIB

Di Fakfak, Polisi Ungkap Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur, Ayah Tiri 3 Kali Setubuhi Anaknya

Rabu, 29 November 2023 - 18:26 WIB

Kasus Korupsi Proyek di Dinas Perikanan dan Kelautan Fakfak, 2 Tersangka Ditahan Kejaksaan Negeri

Berita Terbaru

error: