Bawaslu Fakfak Komitmen Turunkan Tingkat Praktik Politik Uang di Pemilu 2024

- Jurnalis

Selasa, 13 Februari 2024 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Fakfak, Arifin Takamokan, (Foto: EM/Istimewa).

Ketua Bawaslu Fakfak, Arifin Takamokan, (Foto: EM/Istimewa).

Embaranmedia.com, FAKFAK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak berkomitmen penuh untuk menurunkan tingkat praktik politik uang pada Pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Fakfak, Arifin Takamokan kepada Embaranmedia.com di Fakfak Papua Barat, Selasa (13/2/2024).

“Untuk kami Bawaslu terkait indeks kerawanan Pemilu yang dirilis Bawaslu RI di mana menempatkan Fakfak masuk ke dalam 10 besar daerah dengan kerawanan politik uang, tetapi ini data indeks berarti data kumulatif,” jelasnya.

Baca Juga :  Samaun Dahlan Resmi Gandeng Donatus Nimbitkendik, Untung Tamsil Beri Selamat, Ajak Jaga Silahturahmi

Untuk itu, Arifin Takamokan menuturkan, perlu diingat bahwasanya data kumulatif bukan pada persoalan kasus tetapi ada pada apatisme masyarakat ketika melihat adanya transaksi politik di lapangan.

“Masyarakat yang melihat praktik money politic tidak melaporkan ke Bawaslu, sehingga dalam beberapa waktu kemarin kami intens melakukan pengawasan partisipatif,” ujarnya.

Lanjut Arifin Takamokan, pengawasan partisipatif tersebut dilakukan dengan melibatkan semua stakeholder baik dari pemerintah, tokoh agama, masyarakat, perempuan hingga pemuda untuk bersama-sama melakukan pengawasan praktik money politic di Fakfak.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, KPU Fakfak Sosialisasi PKPU Nomor 02 Tahun 2024 ke Parpol dan Ormas

“Perlu diingat juga bahwasanya Bawaslu Fakfak melihat tentu yang menjadi garda terdepan dalam mengawal praktik-praktik kotor ini ialah masyarakat itu sendiri,” paparnya.

Ia mengingatkan pula, Bawaslu ialah garda atau benteng paling terakhir dalam hal pengawasan dari berbagai persoalan Pemilu 2024.

“Dengan meningkatkan pengawasan partisipatif, tentu akan meminimalisir semua praktik-praktik pelanggaran Pemilu yang terjadi termasuk politik uang,” tegasnya.

Baca Juga :  Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik Resmi Berpasangan Maju di Pilkada Fakfak 2024

Dalam kesempatan itu, Arifin Takamokan menyebutkan dalam pengawasan Pemilu 2024 di Kabupaten Fakfak, pihaknya telah mengerahkan 502 pengawas mulai dari tingkat distrik sampai TPS.

“Apabila mereka menemukan terjadinya praktik politik uang, maka kami akan menggunakan pasal 280 UU 7 terkait Pemilu di mana pemberi dan penerima juga bisa kena,” ujarnya.

Penulis : AZT

Editor : Redaksi Embaranmedia

Berita Terkait

Samaun Dahlan Resmi Gandeng Donatus Nimbitkendik, Untung Tamsil Beri Selamat, Ajak Jaga Silahturahmi
Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik Resmi Berpasangan Maju di Pilkada Fakfak 2024
Donatus Nimbitkendik Dipinang Dua Parpol Dampingi Samaun Dahlan di Pilkada Fakfak 2024
Jelang Pilkada 2024, KPU Fakfak Sosialisasi PKPU Nomor 02 Tahun 2024 ke Parpol dan Ormas
Pilkada 2024: Utayoh2 Daftar Balon Kepala Daerah di Partai Perindo Fakfak
DoaMu Jilid Dua Kembali Berduet di Pilkada Papua Barat 2024, Mohamad Lakotani: Kami Akan Gelar Deklarasi Secara Resmi
Mohamad Lakotani: DPP Gerindra Tegas Prioritas Usung Kadernya, Termasuk Fakfak di Pilkada 2024
UTA’YOH2 Kantongi Rekomendasi PKB, Sinyal Kuat Akan Disusul Dukungan B1KWK DPP PAN di Minggu Depan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 15:50 WIB

Samaun Dahlan Resmi Gandeng Donatus Nimbitkendik, Untung Tamsil Beri Selamat, Ajak Jaga Silahturahmi

Senin, 24 Juni 2024 - 13:25 WIB

Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik Resmi Berpasangan Maju di Pilkada Fakfak 2024

Sabtu, 22 Juni 2024 - 18:52 WIB

Donatus Nimbitkendik Dipinang Dua Parpol Dampingi Samaun Dahlan di Pilkada Fakfak 2024

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:02 WIB

Jelang Pilkada 2024, KPU Fakfak Sosialisasi PKPU Nomor 02 Tahun 2024 ke Parpol dan Ormas

Senin, 3 Juni 2024 - 17:16 WIB

Pilkada 2024: Utayoh2 Daftar Balon Kepala Daerah di Partai Perindo Fakfak

Berita Terbaru

error: