Menu

Mode Gelap
Pemangkasan Kuota Haji Fakfak 2026 Disorot, Anggota DPR Papua Barat: Perlu Evaluasi Menyeluruh Peduli dan Hadir untuk Rakyat, Korem 182/JO Gelar Baksos di Kampung Siboru Pengadilan Agama Fakfak Soroti Tingginya Kasus Nikah Tanpa Pencatatan Resmi Perceraian Meningkat di Fakfak: 70 Pasangan Pisah, Didominasi Pernikahan Usia Muda Puluhan Calon Jemaah Haji Fakfak 2026 Gagal Berangkat, Ada Apa dengan Kuota Haji? Ambon Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak

Pemerintahan

Jumlah Orang Asli Fakfak Tahun 2024 Capai 34.761 Jiwa, Total OAP di Fakfak 54.916 Jiwa

badge-check


					Jumlah Orang Asli Fakfak Tahun 2024 Capai 34.761 Jiwa, Total OAP di Fakfak 54.916 Jiwa, (Foto: EM/Arya Sanaky). Perbesar

Jumlah Orang Asli Fakfak Tahun 2024 Capai 34.761 Jiwa, Total OAP di Fakfak 54.916 Jiwa, (Foto: EM/Arya Sanaky).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat, hingga tahun 2024 jumlah Orang Asli Fakfak (OAF) mencapai 34.761 jiwa.

Sementara itu, total Orang Asli Papua (OAP) yang berdomisili di Kabupaten Fakfak hingga awal tahun 2025 tercatat sebanyak 54.916 jiwa, terdiri dari 28.486 laki-laki dan 26.430 perempuan.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom menjelaskan bahwa pendataan khusus OAP di Kabupaten Fakfak dan Provinsi Papua Barat pada umumnya sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2019. Namun, sejumlah kendala teknis membuat proses tersebut baru bisa terlaksana pada akhir tahun 2023 hingga 2024.

“Pendataan ini untuk memastikan jumlah orang asli Papua secara utuh, termasuk Orang Asli Fakfak yang menjadi bagian penting dari identitas daerah ini,” jelas Saleh Hindom saat diwawancarai Embaranmedia.com di ruang kerjanya, Rabu (09/04/2025).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan data kependudukan khususnya bagi OAF terbilang lambat. Hal ini, menurutnya, bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

“Entah dari sisi kami yang belum mampu mendeteksi data secara menyeluruh di lapangan, atau mungkin juga masyarakat asli Fakfak yang belum aktif dalam mengurus administrasi kependudukan,” ujarnya.

Sebagai upaya memperbaiki hal tersebut, Dinas Dukcapil terus melakukan pendekatan langsung ke masyarakat sejak tahun 2021, melalui program jemput bola ke kampung-kampung.

“Kami akan terus melakukan pemutakhiran data secara berkala agar data Orang Asli Papua, khususnya Orang Asli Fakfak, tetap akurat dan terbarui,”tutupnya. (EM/AS).

Baca Lainnya

Peduli dan Hadir untuk Rakyat, Korem 182/JO Gelar Baksos di Kampung Siboru

28 November 2025 - 07:40

Kelapa Hibrida untuk Masa Depan: Cerita Kolaborasi KKN UNIMUDA dan GERTAK Fakfak di Werba Utara

24 November 2025 - 15:06

Fakfak Dorong Hilirisasi Pala Nasional: 200 Hektare Pala Unggul Mulai Ditanam di 2025

24 November 2025 - 06:34

Polres Fakfak Lepas 51 Casis Brimob ke Manokwari

21 November 2025 - 18:08

Menuju Swasembada Energi 2026: Prabowo Terima Laporan Strategis dari Bahlil

21 November 2025 - 06:16

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error: