Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Pemerintahan

Jumlah Orang Asli Fakfak Tahun 2024 Capai 34.761 Jiwa, Total OAP di Fakfak 54.916 Jiwa

badge-check


					Jumlah Orang Asli Fakfak Tahun 2024 Capai 34.761 Jiwa, Total OAP di Fakfak 54.916 Jiwa, (Foto: EM/Arya Sanaky). Perbesar

Jumlah Orang Asli Fakfak Tahun 2024 Capai 34.761 Jiwa, Total OAP di Fakfak 54.916 Jiwa, (Foto: EM/Arya Sanaky).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat, hingga tahun 2024 jumlah Orang Asli Fakfak (OAF) mencapai 34.761 jiwa.

Sementara itu, total Orang Asli Papua (OAP) yang berdomisili di Kabupaten Fakfak hingga awal tahun 2025 tercatat sebanyak 54.916 jiwa, terdiri dari 28.486 laki-laki dan 26.430 perempuan.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom menjelaskan bahwa pendataan khusus OAP di Kabupaten Fakfak dan Provinsi Papua Barat pada umumnya sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2019. Namun, sejumlah kendala teknis membuat proses tersebut baru bisa terlaksana pada akhir tahun 2023 hingga 2024.

“Pendataan ini untuk memastikan jumlah orang asli Papua secara utuh, termasuk Orang Asli Fakfak yang menjadi bagian penting dari identitas daerah ini,” jelas Saleh Hindom saat diwawancarai Embaranmedia.com di ruang kerjanya, Rabu (09/04/2025).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan data kependudukan khususnya bagi OAF terbilang lambat. Hal ini, menurutnya, bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

“Entah dari sisi kami yang belum mampu mendeteksi data secara menyeluruh di lapangan, atau mungkin juga masyarakat asli Fakfak yang belum aktif dalam mengurus administrasi kependudukan,” ujarnya.

Sebagai upaya memperbaiki hal tersebut, Dinas Dukcapil terus melakukan pendekatan langsung ke masyarakat sejak tahun 2021, melalui program jemput bola ke kampung-kampung.

“Kami akan terus melakukan pemutakhiran data secara berkala agar data Orang Asli Papua, khususnya Orang Asli Fakfak, tetap akurat dan terbarui,”tutupnya. (EM/AS).

Baca Lainnya

Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman

12 Maret 2026 - 16:18

Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima

10 Maret 2026 - 09:11

Rekrutmen Polri 2026 Disosialisasikan di SMAN 1 Fakfak, Siswa Didorong Persiapkan Diri

5 Maret 2026 - 12:54

Apel Gabungan HUT Damkar dan Satpol PP di Fakfak, Satpol PP Bentuk Unit Reaksi Cepat

5 Maret 2026 - 08:56

Harga Fuly Pala Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kg, Tertinggi di Tingkat Produsen Nasional

3 Maret 2026 - 11:27

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error: