Menu

Mode Gelap
Tak Perlu Lagi Bawa Bekal, Siswa IT As-Salam Fakfak Senang Ada Program MBG MBG Berdampak Positif bagi Kesehatan dan Pendidikan Anak di Fakfak PHBI Fakfak Sukses Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Peringatan Isra Mi’raj 1447 H di Fakfak, Bupati Samaun Dahlan Serukan Nilai Keimanan Ibadah Shalat Jumat di Masjid Nurul Taqwa Tanjung Sendiri Bahas Makna Isra Mi’raj Saboban Water Sport Hadir di Fakfak, Wisata Bahari Baru dengan Tarif Terjangkau

Berita

Pengadilan Agama Fakfak Catat 61 Perkara Cerai, 45 Sudah Putus

badge-check


					Pengadilan Agama Fakfak Catat 61 Perkara Cerai, 45 Sudah Putus Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Fenomena perceraian di Kabupaten Fakfak kembali menjadi sorotan. Terhitung sejak Januari hingga September 2025, sebanyak 45 pasangan resmi menyandang status janda dan duda baru setelah diputuskan oleh Pengadilan Agama Fakfak, Papua Barat.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Hakim Pengadilan Agama Fakfak, Ahmad Rafdi Qastari, saat diwawancarai awak media di Fakfak, Sabtu (27/9/2025).

“Jumlah perkara perceraian yang telah masuk mencapai 61 perkara per 22 September 2025. Dari jumlah itu, 52 perkara telah diputuskan dan berkekuatan hukum tetap, sementara 7 perkara lainnya masih dalam proses,” jelas Qastari.

Dari total perkara yang telah diputuskan, 45 pasangan resmi bercerai, sementara sisanya masih menunggu putusan atau berada dalam tahap jawab-menjawab.

Qastari mengungkapkan, penyebab terbesar perceraian di Fakfak masih didominasi oleh perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, dengan 15 kasus atau 33,33 persen dari total perceraian.

Selain itu, faktor lain yang turut mendorong perceraian yakni:

  1. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT): 7 kasus (15,56%)
  2. Meninggalkan salah satu pihak: 8 kasus (17,78%)
  3. Faktor mabuk: 5 kasus (11,11%)
  4. Masalah ekonomi: 5 kasus (11,11%)
  5. Perjudian: 4 kasus (8,89%)
  6. Zina: 1 kasus

Meski tidak menyebut angka perbandingan tahunan secara rinci, Qastari menegaskan bahwa tren perceraian di Fakfak cenderung stabil atau stagnan. Tidak ada lonjakan maupun penurunan signifikan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau dilihat dari tahun ke tahun, angkanya relatif sama. Tidak ada peningkatan drastis maupun penurunan berarti,” pungkasnya.

Penulis : Arya Sanaky || Editor : Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Puluhan Aktivis Audiensi di Polres Fakfak, Minta Penanganan Kasus Narkoba Tuntas

12 Januari 2026 - 20:16

Hilirisasi Pala Fakfak: Dari Komoditas Mentah Menjadi Produk Lotion Anti-Malaria Bernilai Tinggi

2 Januari 2026 - 11:46

Per 1 Januari 2026, 42 Personel Polres Fakfak Resmi Naik Pangkat

31 Desember 2025 - 11:56

Bulog Fakfak Salurkan Sembako dan Fasilitas UMKM Pasca Penertiban Lapak Pedagang

27 Desember 2025 - 10:42

Sambut Natal dan Tahun Baru 2026, Laskar Prabowo 08 Fakfak Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Pasar Kelapa II

23 Desember 2025 - 15:55

Trending di Fakfak Terkini
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY