Menu

Mode Gelap
Puluhan Aktivis Audiensi di Polres Fakfak, Minta Penanganan Kasus Narkoba Tuntas Penguatan Ideologi hingga Pangan Lokal, Ini Fokus BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

Fakfak Terkini

Cabai Rawit Jadi Sorotan di Fakfak: Harga Melesat Jelang Nataru

badge-check


					Cabai Rawit Jadi Sorotan di Fakfak: Harga Melesat Jelang Nataru Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Menjelang momen Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), harga cabai di Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Papua Barat, mengalami lonjakan signifikan.

Berdasarkan pantauan wartawan Embaranmedia.com pada Rabu (10/12/2025), harga cabai rawit tembus mencapai Rp120.000 per kilogram. Kenaikan harga ini dikeluhkan pedagang maupun pembeli yang mengaku kondisi perhubungan dan pasokan belum stabil.

Salah satu pedagang, Siti, mengungkapkan bahwa tingginya harga cabai disebabkan oleh biaya pengambilan barang yang turut naik.

“Kami ambil itu satu karung 30 kilogram saja sudah Rp3 juta, jadi wajar kalau harganya begini. Apalagi perhubungan juga kurang lancar,”ujarnya saat ditemui Embaran Media di lokasi.

Ia menyebut cabai yang ia jual berasal dari pasokan kapal KM Sabuk Nusantara sebelum kemudian diedarkan ke pasar Fakfak.

Sementara itu, pedagang lainnya, Aminah, menjelaskan bahwa harga cabai rawit di Pasar Thumburuni rata-rata berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram.

“Biasanya kan Rp80.000 per kilo, tapi sekarang su naik. Di sini rata-rata Rp100.000 sampai Rp120.000,” bebernya.

Meski demikian, para pedagang memastikan stok cabai masih relatif aman dan tersedia cukup untuk kebutuhan masyarakat menjelang Nataru.

Tak hanya cabai rawit, cabai keriting juga mengalami kenaikan harga, meski tidak setinggi cabai rawit. Saat ini, cabai keriting dijual di kisaran Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Pedagang mengaku berharap pasokan lewat jalur laut bisa kembali stabil sehingga harga dapat kembali turun.

Di sisi lain, sejumlah pembeli turut menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat memperhatikan kondisi harga bahan pokok menjelang Natal.

“Harapannya semoga jadi perhatian, supaya menjelang Natal harga cabai bisa turun sedikit lah,” ujar salah satu pembeli, Jawina, saat ditemui di lokasi.

Pasar Rakyat Thumburuni merupakan pasar sentral di Kabupaten Fakfak, sehingga setiap perubahan harga bahan pokok, khususnya cabai, sangat berdampak pada masyarakat.

Hingga saat ini, para pedagang masih menunggu kestabilan pasokan agar harga dapat kembali normal.

Jurnalis: Ramli Rumbati || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Puluhan Aktivis Audiensi di Polres Fakfak, Minta Penanganan Kasus Narkoba Tuntas

12 Januari 2026 - 20:16

Hilirisasi Pala Fakfak: Dari Komoditas Mentah Menjadi Produk Lotion Anti-Malaria Bernilai Tinggi

2 Januari 2026 - 11:46

Per 1 Januari 2026, 42 Personel Polres Fakfak Resmi Naik Pangkat

31 Desember 2025 - 11:56

Bulog Fakfak Salurkan Sembako dan Fasilitas UMKM Pasca Penertiban Lapak Pedagang

27 Desember 2025 - 10:42

Sambut Natal dan Tahun Baru 2026, Laskar Prabowo 08 Fakfak Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Pasar Kelapa II

23 Desember 2025 - 15:55

Trending di Fakfak Terkini
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY