Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Fakfak Terkini

Alumni Polinef Saiful Darlen Minta Pemda Fakfak dan Kampus Selesaikan Polemik Pemalangan

badge-check


					Alumni Polinef Saiful Darlen Desak Pemda Fakfak dan Kampus Selesaikan Polemik Pemalangan, (Foto: EM/Istimewa). Perbesar

Alumni Polinef Saiful Darlen Desak Pemda Fakfak dan Kampus Selesaikan Polemik Pemalangan, (Foto: EM/Istimewa).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Polemik pemalangan yang kembali terjadi di lingkungan Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) menuai sorotan tajam. Kali ini, suara lantang datang dari salah satu alumni Polinef, Saiful Darlen, yang menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dan pihak kampus karena dianggap tidak serius menyelesaikan persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun itu.

Dalam pernyataannya melalui whatshaap pada embaranmedia.com, Kamis (31/07/2025), Saiful menilai bahwa masalah pemalangan yang dilakukan oleh pemilik hak ulayat tidak kunjung menemukan titik terang. Pemalangan ini, menurut informasi yang beredar, dipicu oleh ketidaktuntasan pembayaran hak ulayat serta tuntutan agar anak-anak mereka mendapatkan akses beasiswa KIP Kuliah.

“Dari tahun ke tahun, bulan ke bulan, bahkan minggu ke minggu, masalah ini terus terjadi. Ini sangat merugikan mahasiswa. Mereka kehilangan waktu belajar, sementara mereka sudah membayar kewajibannya sebagai mahasiswa,” ujar Saiful.

Ironisnya, menurut Saiful, hingga kini hanya satu gedung yang difungsikan sebagai tempat belajar mahasiswa Polinef. Ia mempertanyakan, apakah fasilitas tersebut cukup untuk menampung seluruh aktivitas akademik mahasiswa?

Saiful juga mengingatkan seluruh mahasiswa aktif, termasuk pengurus BEM dan HMJ, untuk tidak tinggal diam. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan mahasiswa dalam mendapatkan hak pendidikan tidak boleh diperlambat oleh kelalaian pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab.

“Saya minta kepada para mahasiswa, jangan tutup mata. Suarakan hak kalian! Kalian tidak boleh rugi dalam menuntut ilmu di kampus,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Saiful menyerukan kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak agar turun tangan menyelesaikan persoalan ini secara serius.

“Tolong selesaikan, Jangan buat lebih banyak korban, dengan hormat, saya minta perhatian penuh dari Bupati dan Wakil Bupati untuk melihat kondisi adik-adik mahasiswa kita hari ini,” pungkasnya. (EM/01)

Baca Lainnya

Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai

12 Maret 2026 - 19:45

PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H

12 Maret 2026 - 19:16

Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

12 Maret 2026 - 07:23

Mediasi Dandim Wahlin Rahman Berbuah Solusi, Pemalangan Kolam Renang Air Besar Fakfak Dibuka

9 Maret 2026 - 19:40

Warga Fakfak Mulai Cairkan Bantuan PKH, Kantor Pos Dipadati Penerima Manfaat

9 Maret 2026 - 12:35

Trending di Fakfak Terkini
WhatsApp
error: