Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Berita

Menembus Kualitas Minyak Kayu Putih, Petani Fakfak Belajar Langsung ke BBPPT Ambon

badge-check


					Menembus Kualitas Minyak Kayu Putih, Petani Fakfak Belajar Langsung ke BBPPT Ambon Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Upaya meningkatkan kualitas minyak kayu putih di Kabupaten Fakfak terus digalakkan. Melalui dukungan Pemerintah Daerah lewat Dinas Perkebunan Fakfak, para petani kayu putih diberi kesempatan belajar langsung ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Rempah (BBPPT) Ambon.

Salah satu peserta, Albayan Iha, penangkar kayu putih sekaligus pelaku produksi dari Kelompok Karya Mandiri di Kampung Bumi Moroh Indah (SP6) Distrik Bomberay, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan tersebut. Saat ini kelompoknya telah memiliki lahan seluas 4 hektare, dengan produksi minyak kayu putih yang sebelumnya hanya dijual dalam lingkup keluarga.

“Selama ini kami hanya tahu menanam dan memanen daun secara otodidak. Tapi setelah belajar langsung di Ambon, saya paham bagaimana mengolah daun menjadi minyak kayu putih yang baik dan berkualitas hingga bisa dipasarkan,” ungkap Albayan.

Pelatihan yang diikuti meliputi pemilihan daun terbaik, teknik penyulingan, cara pengemasan, hingga pemanfaatan limbah daun untuk dijadikan pupuk organik. Dari pembelajaran itu, Albayan bersama kelompoknya kini mampu meningkatkan hasil rendemen. Jika sebelumnya 50 kilogram daun hanya menghasilkan minyak dalam jumlah minim, kini bisa mencapai 700–800 mililiter minyak kayu putih berkualitas.

Tidak hanya aspek teknis, peserta juga dibekali pengetahuan tentang standar mutu, perizinan, pengemasan, strategi promosi, bahkan wawasan untuk memperluas pasar.

“Ilmu ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan kelompok kami. Kami optimis Fakfak bisa memiliki produk minyak kayu putih yang menembus pasar lebih luas,” tambahnya.

Albayan juga berkomitmen untuk mengajak petani lain agar tidak hanya menjual daun mentah, tetapi mengolahnya menjadi produk jadi bernilai tinggi. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perkebunan Fakfak yang telah memfasilitasi keberangkatan mereka ke Ambon.

Dengan rencana pembangunan Rumah Produksi Kayu Putih oleh Dinas Perkebunan Fakfak tahun ini, kelompok Karya Mandiri menegaskan keseriusannya menjadikan Kampung SP6 Bomberay sebagai sentra penghasil minyak kayu putih di Kabupaten Fakfak.

Sumber : Disbun Fakfak || Editor : Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai

12 Maret 2026 - 19:45

PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H

12 Maret 2026 - 19:16

Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman

12 Maret 2026 - 16:18

Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

12 Maret 2026 - 07:23

Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima

10 Maret 2026 - 09:11

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error: