EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Anggota DPR Provinsi Papua Barat, Salim Alhamid, S.Sos melaksanakan reses pertama Tahun Anggaran 2026 di RT 11, Kelurahan Wagom, Sabtu (22/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda resmi DPR Papua Barat dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.
Dalam kesempatan itu, Salim Alhamid mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada umat Muslim. Ia berharap seluruh masyarakat diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah hingga selesai.
“Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan ibadah puasa tahun ini,” kata Salim.
Ia menjelaskan, reses pertama di tahun 2026 ini yang dilakukan pada kegiatan hari kedua saat ini digelar di wilayah Pariwari. Menurutnya, reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung berbagai aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat.
Salim menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan dirumuskan dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPR, kemudian diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Selanjutnya, usulan tersebut akan diverifikasi sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Aspirasi masyarakat tidak berhenti pada saat pertemuan, tetapi akan masuk dalam proses perencanaan anggaran dan program pembangunan,” ujar Salim Alhamid akrab disapa Abah Salim.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan mencuat, di antaranya kebutuhan air bersih serta pasokan listrik yang masih sering mengalami pemadaman di wilayah Fakfak. Salim mengakui adanya pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam penanganan persoalan tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan tetap akan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai kapasitas dan kewenangan DPR provinsi, baik melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan.
Di akhir kegiatan, Salim Alhamid juga Ketua Komisi I DPRP Papua Barat itu mendorong masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terencana dan terstruktur, termasuk melalui kelompok atau komunitas seperti pelaku ekonomi kerakyatan dan mama-mama usaha kecil.
“Perencanaan yang matang akan membantu pemerintah dalam merumuskan program yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.
Pewarta: Ramli Rumbati || Editor: Redaksi Embaranmedia







