EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Wakil Ketua II DPRK Fakfak, Abdul Rahman, melakukan kunjungan kerja ke PT. Rimbun Sawit Papua di Bomberai, dalam rangka pengawasan pelaksanaan AMDAL, program Corporate Social Responsibility (CSR), serta perekrutan tenaga kerja di PT Rimbun Sawit Papua yang beroperasi di Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Rabu (25/02/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan Abdul Rahman di sela-sela kehadirannya pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik di Distrik Bomberay.
“Di sela-sela menghadiri Musrenbang Distrik Bomberay, saya sempatkan berkunjung ke PT Rimbun Sawit Papua di Bomberay untuk melihat secara langsung pelaksanaan AMDAL, tanggung jawab sosial perusahaan, serta sistem perekrutan tenaga kerja,” ujar Abdul Rahman kepada wartawan embaranmedia.com via Whatshaap, Rabu (25/02/2026) malam.
Menurutnya, pengawasan ini penting untuk memastikan bahwa aktivitas perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan program CSR yang tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah Distrik Bomberay dan Tomage dan sekitarnya, Program tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Lanjut Abdul Rahman mengatakan, menurut Salah Satu Manajer Perusahaan Bapak Sigit, menyampaikan telah melakukan pembangunan dan perbaikan jalan kampung, Pemberian modal pada UMKM dan BPJS Kesehatan. Hal ini telah saya sampaikan pada forum Musrembang di distrik Bomberai namun perlu dipastikan realisasi Pelaksanaannya.
“Disampaikan juga telah direkrut tenaga kerja sebanyak 1.900 orang dari jumlah tersebut terdapat 51 % TK berKTP Fakfak dan 49 % BerKTP Luar Fakfak,”bebernya.

Abdul Rahman yang juga Ketua DPC PBB Kabupaten Fakfak menyampaikan hal ini belum menjawab Kebutuhan Fakfak karena masih tingginya angka pengangguran di Kabupaten Fakfak maka perlu menjadi perhatian khusus Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Fakfak agar presentasinya benar-benar diperhatikan.
Ia pun berharap, agar kedepan Dana CSR dapat bermanfaat untuk Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi masyarakat sekitarnya agar kehadiran Perkebunan dan Pabrik Sawit di Kabupaten fakfak benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Fakfak sehingga keberadaan investasi dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata,
“Kehadiran perusahaan harus membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Tenaga kerja lokal harus diprioritaskan, dan program CSR harus jelas serta transparan,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPRK Fakfak akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh investasi yang masuk ke daerah benar-benar memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia







