Perintah Dandim Fakfak: Babinsa Wajib Bantu Warga Daftar Operasi Katarak

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Menindaklanjuti arahan Bupati Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., pada peringatan Hari Kartini terkait pendataan masyarakat penderita katarak, Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak segera menginstruksikan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di jajarannya untuk melakukan pendataan sekaligus membantu proses pendaftaran warga yang akan mengikuti program layanan kesehatan operasi katarak massal.

Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak melalui RSUD Fakfak dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan gangguan penglihatan akibat katarak.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Fakfak Tertibkan Aset Daerah, 24 Bidang Tanah Pemda Berhasil Disertifikasi

Melalui instruksi tersebut, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah dengan cara mendaftarkan diri melalui puskesmas terdekat maupun langsung ke RSUD Fakfak. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam menekan angka penderita katarak di wilayah Kabupaten Fakfak.

Dandim 1803/Fakfak menegaskan bahwa peran aktif Babinsa sangat penting dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok. Dengan demikian, informasi terkait program ini dapat tersampaikan secara merata dan proses pendataan dapat berjalan optimal guna mempercepat pelayanan bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD dan Otsus Fakfak 2026 Resmi Ditutup, Kepala BP4D Tegaskan Program Prioritas 2027 Fokus SDM OAP

“Kami mengajak seluruh masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak untuk tidak ragu memanfaatkan program ini. Babinsa siap membantu dalam proses pendataan maupun pendaftaran,” ujar Dandim, Kamis (23/04/2026).

Selain itu, Dandim juga menyampaikan bahwa dalam upaya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, Pemerintah Daerah melalui RSUD Fakfak bekerja sama dengan tim medis dari Rumah Sakit Mata Cicendo sebagai mitra strategis. Tim medis tersebut dijadwalkan tiba pada 1 Juli 2026 untuk melakukan skrining akhir, dilanjutkan dengan pelaksanaan operasi pada 2 hingga 3 Juli 2026, dan kembali pada 4 Juli 2026.

Baca Juga :  Bersama Dandim, TNI dan Persit Hijaukan Pesisir Fakfak

Melalui program operasi katarak massal ini, diharapkan tidak hanya menjadi solusi medis bagi masyarakat, tetapi juga dapat meringankan beban warga yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah. Program ini sekaligus diharapkan mampu menurunkan angka penderita katarak di Kabupaten Fakfak melalui akses layanan kesehatan yang lebih baik, mudah, dan merata.

Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: