Fakfak Mulai Dibanjiri Durian Pesisir, Penjual Pastikan Kualitas Alami dan Harga Tetap
EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Musim durian kembali hadir di Kabupaten Fakfak. Sejumlah pedagang mulai memadati kawasan Jalan Reklamasi dengan menjajakan durian yang didatangkan langsung dari wilayah pesisir. Buah favorit masyarakat ini pun mulai membanjiri pasar lokal dengan kualitas yang dinilai sangat baik dan harga yang tetap terjangkau.
Salah satu penjual durian asal Kampung Wayati, Theresia Adopak, mengatakan bahwa durian yang beredar pada musim panen tahun ini didominasi hasil kebun masyarakat di wilayah pesisir.
Saat ditemui wartawan embaranmedia.com, Rabu (24/6/2026), Theresia mengungkapkan bahwa meski kualitas buah cukup baik dan banyak diminati masyarakat, harga jual durian masih relatif stabil.
“Musim kali ini durian yang kami jual berasal dari wilayah pesisir. Harganya masih tetap seperti biasa meskipun kualitas buahnya cukup baik dan banyak diminati masyarakat,” ujarnya.
Menurut Theresia, para pedagang berupaya menjaga kepercayaan konsumen dengan memastikan durian yang dijual merupakan buah yang matang alami. Bahkan, tidak sedikit pedagang yang bersedia membuka atau mencatok durian di hadapan pembeli untuk menunjukkan kualitas isi buah.
“Kami para penjual rela membuka atau mencatok durian yang kami jual. Durian ini jatuh semalam, lalu pagi harinya langsung kami bawa ke kota untuk dijual. Jadi pembeli bisa melihat sendiri kualitas buahnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, harga durian yang dipasarkan bervariasi, tergantung jumlah buah dalam satu ikatan. Untuk satu ikatan berisi delapan buah dijual seharga Rp100 ribu, sedangkan ikatan berisi lima buah dibanderol Rp50 ribu.
Harga tersebut dinilai masih cukup terjangkau bagi masyarakat yang ingin menikmati durian segar khas Fakfak di tengah musim panen.
Theresia juga menegaskan bahwa durian Fakfak memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan durian dari daerah lain. Selain dipanen secara alami tanpa menggunakan bahan pengawet, cita rasa manis yang dihasilkan juga berasal dari proses alam.
“Kalau dibandingkan dengan durian dari kota-kota lain, durian Fakfak ini tanpa pengawet dan rasa manisnya sangat alami. Itu yang membuat banyak orang menyukainya,” pungkasnya. (EM/Emby).



















