Frits Hombore; saya jamin sidang Gugatan Perdata terkait Bandara Siboru berjalan aman

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juni 2021 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com, Fakfak – Frits Hombore salah satu pemilik Hak Ulayat lokasi Pembangunan Bandara Siboru, hadir bersama 11 marga masyarakat kampung Siboru raya memantau dari dekat jalannya sidang perdana Gugatan Perdata terkait Lokasi Bandara Siboru. Dalam hal ini selaku pihak penggugat adalah Fransiskus Uswanas dengan Tergugat Pemda Fakfak yakni Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Fakfak, sidang berlangsung secara tertutup di Gedung Pengadilan Negeri Fakfak.

“jadi yang digugat oleh mereka adalah masalah kepemilikan tanah. Ada beberapa marga mengklaim bahwa tanah di siboru adalah milik mereka, sehingga menggugat Pemerintah karena dirasakan bahwa Pemerintah itu salah kerja. Saya sebagai anak negeri, mereka yang menggugat ini mempunyai kepemilikan tanah yang mana, ini harus dipertanyakan, karena ini semua keluarga besar hombore “Ujar Frits Hombore salah satu masyarakat Pemilik Tanah Adat Kampung Siboru saat diwawancarai oleh awak media usai mengikuti persidangan di pengadilan Negeri Fakfak, Kamis (17/06/2021) Kemarin.

(Foto: Istimewa)

Kemudian, Frits Hombore menyampaikan Seperti spanduk yang mereka pasang di depan Pengadilan Negeri dengan adanya beberapa marga, ini sebenarnya mereka tidak mempunyai Kepemilikan tanah disana, ada juga yang memakai marga hombore untuk menggugat Pemerintah.

“Jadi gugatan ini kepada Pemerintah, dan Pemerintah sendiri sudah bekerja sesuai dengan aturan dan UU nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum Pembangunan Bandara Siboru, mekanismenya sudah berjalan dan ada tahapan –tahapan sudah berjalan, “tegasnya.

Lanjutnya, hari ini kami menyampaikan pendapat di depan umum, tetapi tetap dibatasi dengan protocol kesehatan dan UU Nomor 9 tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum. Kami juga tidak orasi tetapi kami hanya tampilkan baliho. Kalau Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak salah bekerja kita akan gugat juga, tetapi ini sudah memasuki tahap ketiga Pemerintah bekerja dengan sesuai maka kita tetap damping.

“kami mengerti soal aturan, jadi kita selalu menyampaikan Pemerintah tetap bekerja sesuai aturan, saya juga akan kendalikan masalah ini dengan aman dan damai, “ungkapnya. (EM/02)

Berita Terkait

Berkas Perkara Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di Fakfak Dilimpahkan ke JPU
Tanggap Cepat, Sat Reskrim Polres Fakfak Berhasil Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos
Demo di Depan Kantor Kejati Maluku, Massa Desak Periksa Kadinkes Malteng
80 Personel TNI-Polri Amankan Sidang Perdana Kasus Kramomongga
3 Pelaku Pengedar Narkoba di Fakfak Berhasil Ditangkap Polisi
Hartaty Kastella Resmi Laporkan Dugaan Kecurangan Hasil Pleno di 2 Distrik ke Bawaslu Fakfak
Diduga Terjadi Kecurangan di Hasil Pleno Distrik, Hartaty Kastella Akan Laporkan 3 PPD ke Bawaslu Fakfak
Kasat Lantas Fakfak Himbau Pengendara Roda Dua Stop Gunakan Kenalpot Brong
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 20:14 WIB

Berkas Perkara Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di Fakfak Dilimpahkan ke JPU

Selasa, 2 April 2024 - 17:26 WIB

Tanggap Cepat, Sat Reskrim Polres Fakfak Berhasil Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos

Sabtu, 30 Maret 2024 - 02:14 WIB

Demo di Depan Kantor Kejati Maluku, Massa Desak Periksa Kadinkes Malteng

Selasa, 26 Maret 2024 - 07:48 WIB

80 Personel TNI-Polri Amankan Sidang Perdana Kasus Kramomongga

Minggu, 17 Maret 2024 - 07:40 WIB

3 Pelaku Pengedar Narkoba di Fakfak Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

error: