Kejaksaan Negeri Fakfak Selesaikan Perkara KDRT Berdasarkan Restorative Justice

- Jurnalis

Selasa, 28 Februari 2023 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com, FAKFAK – Kejaksaan Negeri Fakfak melaksanakan penyelesaian penanganan perkara berdasarkan Restorative Justice (Keadilan Restoratif) atas perkara KDRT atau perkara Kekerasan Fisik dalam lingkungan Rumah Tangga, bertempat di Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Fakfak, Selasa, 28 Februari 2023.

Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse, SH, MH kepada media ini via WhatsApp, Selasa (28/02/2023) malam, menjelaskan kronologis kejadiannya yakni, pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022 bertempat di rumah tersangka jalan Yos Sudarso Kelurahan Wagom Distrik Pariwari, tersangka DN yang merupakan ayah kandung dari anak korban melakukan pemukulan terhadap anak korban karena emosi lantaran anak korban yang selama ini tinggal dengan tersangka memberi tahu kepada ibu anak korban yang sudah lama berpisah dengan tersangka telah membawa teman wanitanya kerumah.

“Dengan itu, pada tanggal 20 Februari 2023 upaya perdamaian disetujui oleh anak korban dan tersangka DN. Selanjutnya pada tanggal 21 Februari 2023 telah dilaksanakan proses dan pelaksanaan perdamaian dengan kesimpulan anak korban menerima permintaan maaf tersangka merubah sikap dan jadi ayah yang lebih baik,”Jelas Kajari Fakfak.

Kajari Fakfak juga menyampaikan, jaksa fasilitator berpendapat bahwa pelaksanaan Restorative Justice dapat dilaksanakan karena telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

“Ini juga karena tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, dan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka diancam dengan pidana penjara tidak lebih dari 5 (lima tahun. Juga telah ada kesepakatan perdamaian antara tersangka DN dan anak korban, serta hubungan tersangka dan anak korban yang sudah kembali rukun dan harmonis,”Ujarnya.

Lanjut dikatakan Kajari Fakfak bahwa pada tanggal 28 Februari 2023 permohonan penyelesaian perkara ini melalui metode Restorative Justice yang dimohonkan Kejaksaan Negeri Fakfak melalui Kejaksaan Tinggi Papua Barat telah disetujui oleh Jampidum dalam kegiatan ekspos Restorative Justice secara virtual. (EM/AZT)

Berita Terkait

Berkas Perkara Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di Fakfak Dilimpahkan ke JPU
Tanggap Cepat, Sat Reskrim Polres Fakfak Berhasil Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos
Demo di Depan Kantor Kejati Maluku, Massa Desak Periksa Kadinkes Malteng
80 Personel TNI-Polri Amankan Sidang Perdana Kasus Kramomongga
3 Pelaku Pengedar Narkoba di Fakfak Berhasil Ditangkap Polisi
Hartaty Kastella Resmi Laporkan Dugaan Kecurangan Hasil Pleno di 2 Distrik ke Bawaslu Fakfak
Diduga Terjadi Kecurangan di Hasil Pleno Distrik, Hartaty Kastella Akan Laporkan 3 PPD ke Bawaslu Fakfak
Kasat Lantas Fakfak Himbau Pengendara Roda Dua Stop Gunakan Kenalpot Brong
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 20:14 WIB

Berkas Perkara Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di Fakfak Dilimpahkan ke JPU

Selasa, 2 April 2024 - 17:26 WIB

Tanggap Cepat, Sat Reskrim Polres Fakfak Berhasil Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos

Sabtu, 30 Maret 2024 - 02:14 WIB

Demo di Depan Kantor Kejati Maluku, Massa Desak Periksa Kadinkes Malteng

Selasa, 26 Maret 2024 - 07:48 WIB

80 Personel TNI-Polri Amankan Sidang Perdana Kasus Kramomongga

Minggu, 17 Maret 2024 - 07:40 WIB

3 Pelaku Pengedar Narkoba di Fakfak Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

error: