EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Untung Tamsil – Yohana Dina Hindom berjargon Uta’Yoh nomor urut 1 kembali menyapa warga di Kampung Kayu Merah Distrik Fakfak Tengah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu siang (25/9/2024).
Pasangan Uta’Yoh mengawali Kampanye Terbatas di Kampung Kayu Merah dan Kampung Persiapan Sau modea serta dilanjutkan ke kampung Raduria.
Calon Bupati Fakfak Untung Tamsil mengajak simpatisan dan pendukung datang ke tempat pemungutan suara (TPS) 27 November 2024 coblos nomor 1 (satu).
“Saya pertegas lagi bahwa memang ini kode alam, jadi kita dapat nomor urut 1, tambah satu periode lagi. Untuk itu saya mengingatkan bapak, mama dorang semua datang ke TPS tanggal 27 November 2024 dan coblos nomor 1,”ujar Kaka Untung Tamsil dalam orasi Politiknya di Kampung Kayu Merah.

Untung Tamsil memberikan simulasi tata cara pencoblosan, yaitu di kertas atau surat suara buka dan tertera foto pasangan calon Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom pakai jas merah dan mahkota cenderawasih.
“Bapa, mama basudara semua saya kasitahu bahwa Insyah Allah, saya dengan mama Yohana Dina Hindom menang di Fakfak Tengah, mulai dari kampung Pasir Putih sampai dengan ujung Tanjung,”ujar Untung Tamsil.
Untung Tamsil tak henti-hentinya mengajak pendukung dan simpatisan untuk berbondong-bondong datang ke TPS untuk mencoblos paslon nomor urut 1 Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom.
“Berikan kami satu lagi kesempatan dan Allah, Tuhan merestui itu, maka saya dengan mama Yohana Hindom dapat satu kali lagi artinya menang dua periode ,” tegasnya penuh semangat.
Dalam orasi itu, Untung Tamsil menyampaikan yel-yel Uta’Yoh sembari berbalas-balasan Uta’Yoh, jawab Kondon, Uta’Yoh jawab menang, Uta’Yoh jawab lanjutkan satu kali lagi, Manyala (Menang, Nyata dan Lanjutkan).
Sementara itu, Calon Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom menceritakan perjalanan panjangnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode pertama hanya efektif 3 tahun.
“Sesunggunya lima tahun, namun kami menyesuaikan aturan pemerintah pusat secara nasional maka efektif hanya tiga tahun, itu pun satu tahun sebelumnya menjadi bagian dari visi misi pemerintahan sebelunya, sedangkan tahun kedua dan ketiga baru kami berdua melaksanakan visi misi Fakfak Tersenyum,”jelasnya.
Dalam visi yang di kenal dengan Fakfak Tersenyum (Fakfak Yang Terdepan, Sejahtera, Nyaman, Unggul dan Mandiri) telah ditetapkan 6 (enam) misi utama permbangunan, yaitu Fakfak Terang dan Fakfak Banjir.
“Ada pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan sumber daya manusia, yaitu terkait pendidikan, kesehatan yang lainnya,”jelas Yohana Hindom.
Yohana Dina Hindom mengaku dengan waktu yang singkat efektif 3 tahun, maka ia bersama Untung Tamsil belum bisa menyelesaikan semua program-program yang tertuang dalam visi misi.
“Oleh sebab itu secara pribadi, pak bupati dengan saya mohon maaf apabila banyak hal yang kami tidak bisa lakukan,”jelasnya.
Adanya kekurangan itu, Yohana Dina Hindom bersama Untung Tamsil berkomitmen penyelesaikannya di periode kedua jika terpilih kembali.
“Ini merupakan tanggung jawab, sehingga kami berharap bapa, mama, basudara semua memilih kami berdua untuk menyelesaikannya di periode kedua,” harapnya.







