Menu

Mode Gelap
Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

Fakfak Terkini

Tolak Maxim, Ratusan Tukang Ojek dan Sopir Rental Datangi DPRK Fakfak

badge-check


					Tolak Maxim, Ratusan Tukang Ojek dan Sopir Rental Datangi DPRK Fakfak, (Foto: EM/Ismail Weripang). Perbesar

Tolak Maxim, Ratusan Tukang Ojek dan Sopir Rental Datangi DPRK Fakfak, (Foto: EM/Ismail Weripang).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Ratusan tukang ojek pangkalan dan sopir mobil rental di Kabupaten Fakfak menggelar aksi demonstrasi menolak kehadiran layanan ojek daring Maxim. Aksi ini berlangsung di depan Gedung DPRK Fakfak pada Rabu, 18 Juni 2025.

Dalam orasinya, para tukang ojek menyuarakan penolakan terhadap operasional Maxim di wilayah Fakfak. Mereka beralasan bahwa kondisi geografis daerah tersebut belum mendukung keberadaan layanan transportasi berbasis aplikasi.

“Kami bukan anti-teknologi, tapi wilayah geografis Fakfak belum memungkinkan untuk aplikasi seperti Maxim beroperasi,” ujar salah satu orator aksi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Komisi II dan Komisi III DPRK Fakfak mengundang 19 perwakilan tukang ojek pangkalan dan sopir mobil rental untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama, yang dipimpin Anggota DPRK Fakfak Mahdi Mahsyar.

Dari hasil pertemuan, disepakati bahwa akan digelar pertemuan lanjutan yang melibatkan pihak Maxim, pemerintah daerah, tukang ojek, serta Dinas Perhubungan untuk menyelesaikan polemik ini secara menyeluruh.

“Kami menerima aspirasi ini. Atas izin pimpinan sidang, saya meminta agar diadakan pertemuan lanjutan dengan menghadirkan pihak Maxim, para tukang ojek, dan Dinas Perhubungan untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak,” ujar Tomy Hamja Rumagesan.

Meski demikian, para tukang ojek bersikeras agar operasional Maxim dihentikan sementara sampai adanya keputusan resmi yang melibatkan semua pihak terkait.

“Sebelum kami keluar dari ruangan ini, tolong hentikan sementara operasional Maxim di Kabupaten Fakfak,” tegas salah satu perwakilan demonstran dalam ruang sidang DPRK.

Menanggapi permintaan tersebut, DPRK menyatakan bahwa mereka tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan operasional Maxim. Hal tersebut menjadi wewenang Dinas Perhubungan.

“Kami tidak memiliki wewenang dalam hal ini. Silakan ditindaklanjuti ke Dinas Perhubungan, karena hanya mereka yang bisa mengeluarkan surat keputusan,” kata anggota DPRK Fakfak, Muhammad Amin Samay, S.Ap.

Jurnalis : Ismail Weripang  || Editor : Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Hilirisasi Pala Fakfak: Dari Komoditas Mentah Menjadi Produk Lotion Anti-Malaria Bernilai Tinggi

2 Januari 2026 - 11:46

Per 1 Januari 2026, 42 Personel Polres Fakfak Resmi Naik Pangkat

31 Desember 2025 - 11:56

Bulog Fakfak Salurkan Sembako dan Fasilitas UMKM Pasca Penertiban Lapak Pedagang

27 Desember 2025 - 10:42

Sambut Natal dan Tahun Baru 2026, Laskar Prabowo 08 Fakfak Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Pasar Kelapa II

23 Desember 2025 - 15:55

BMKG Fakfak Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

22 Desember 2025 - 14:50

Trending di Fakfak Terkini
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY