Pertanahan Fakfak Jalankan Program Strategis Nasional 2026: Fokus PTSL dan Redistribusi Tanah

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Fakfak, Muhamad Biarpruga, memaparkan program unggulan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 2026 saat diwawancarai Embaranmedia.com, Rabu (04/03/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun ini Kantor Pertanahan Kabupaten Fakfak mendapatkan alokasi Program Strategis Nasional (PSN) yang menjadi prioritas pelaksanaan di wilayah tersebut.

Adapun program dimaksud yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Program Redistribusi Tanah (Redis).

Baca Juga :  Seleksi Paskibra Fakfak 2026 Dimulai, 197 Siswa Lolos Tahap Awal

“Untuk tahun ini kami telah melaksanakan program PTSL di Kampung Otoweri, Distrik Tomage. Lokasi tersebut kami tetapkan karena merupakan wilayah perbatasan antara Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Teluk Bintuni, sehingga perlu adanya kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat,” ujar Muhamad Biarpruga.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan PTSL, pihaknya telah melakukan pengumpulan data fisik dan data yuridis di lapangan. Data fisik meliputi pengukuran bidang tanah, sedangkan data yuridis berkaitan dengan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Baca Juga :  Petani dan Pedagang Pala Fakfak Sepakati Harga Rp600 Ribu per 1.000 Biji, Pemda Perkuat Standar Mutu

Sementara itu, untuk Program Redistribusi Tanah, BPN menetapkan Kampung Malakuli, Distrik Karas sebagai lokasi pelaksanaan tahun 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah terbitnya SK Biru yang menetapkan kawasan tersebut sebagai Areal Penggunaan Lain (APL) dari kegiatan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Lebih lanjut, Muhamad Biarpruga menegaskan bahwa selain dua program unggulan tersebut, pelayanan rutin kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Ia menyebutkan terdapat sejumlah layanan prioritas yang harus diselesaikan dalam waktu kurang dari satu minggu.

Baca Juga :  Pemerintah Kampung Werpigan Rampungkan LPJ 2025, Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Ditegaskan

“Program unggulan memang ada dua, namun pelayanan rutin tetap berjalan dan menjadi perhatian kami agar masyarakat mendapatkan pelayanan pertanahan yang cepat dan tepat,” pungkasnya. (EM/Zulkifli Rohrohmana)

Tutup
error: