Bulog Fakfak Tancap Gas Salurkan Bantuan Pangan hingga Mei 2026
EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Fakfak resmi diluncurkan, ditandai dengan kegiatan launching bersama pemerintah daerah. Bantuan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.
Kepala Perum Bulog Cabang Fakfak, Ibrahim Wairoy, mengatakan pelaksanaan penyaluran bantuan ini sempat mengalami penundaan dari jadwal awal yang direncanakan pada Februari 2026.
“Penyaluran ini sebenarnya direncanakan pada Februari dalam rangka menghadapi hari-hari besar. Namun karena adanya kendala dalam persiapan, khususnya di wilayah timur, maka pelaksanaannya mengalami penundaan,” ujarnya.
Menurutnya, kendala utama yang dihadapi berkaitan dengan ketersediaan komoditas, terutama minyak goreng yang mengalami keterbatasan akibat tingginya permintaan secara nasional.
Ia menjelaskan, berbeda dengan beras yang relatif tersedia, distribusi minyak goreng membutuhkan waktu lebih lama, ditambah dengan faktor transportasi yang turut mempengaruhi keterlambatan pengiriman ke daerah.
“Minyak goreng baru tiba beberapa hari yang lalu, sehingga berpengaruh pada jadwal pelaksanaan penyaluran bantuan,” katanya.
Ibrahim menambahkan, penyaluran bantuan pangan ini direncanakan berlangsung mulai saat ini hingga 31 Mei 2026. Dengan waktu yang relatif singkat, diperlukan dukungan semua pihak agar distribusi berjalan lancar.
Ia menyebutkan, kegiatan ini merupakan kerja lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah sebagai pemilik program, Perum Bulog sebagai penyedia komoditas, serta data penerima yang bersumber dari Kementerian Sosial.
Selain itu, penyaluran juga mendapat dukungan dari aparat keamanan serta pemerintah kampung dan desa. Koordinasi antar pihak selama ini dinilai berjalan baik, mulai dari penjadwalan hingga pengawasan di lapangan.
Lebih lanjut, ia menegaskan sistem penyaluran saat ini semakin transparan. Setiap penerima wajib menunjukkan identitas sesuai data, proses penyaluran didokumentasikan dan diunggah ke sistem, serta didampingi aparat keamanan.
“Kami berharap sinergi semua pihak terus terjaga, sehingga penyaluran bantuan pangan ini dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (EM/AZT)

















