Sensus Ekonomi 2026 Resmi Berjalan, BPS Fakfak Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Fakfak, Parjun Nasmoko, menyampaikan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) resmi melaksanakan Sensus Ekonomi Tahun 2026 yang dilakukan setiap 10 tahun sekali.

Menurutnya, sensus ekonomi merupakan salah satu sensus besar nasional selain sensus penduduk dan sensus pertanian. Tahun 2026 ini menjadi pelaksanaan Sensus Ekonomi yang kelima sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 1986.

Baca Juga :  Dari Sekolah ke Kebun, Generasi Z Fakfak Siap Jadi Pelopor Pala Unggul Dunia

“Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data dasar kondisi perekonomian, mulai dari struktur ekonomi daerah, karakteristik pelaku usaha, hingga data ekonomi lingkungan dan ekonomi hijau,” ujar Parjun Nasmoko kepada wartawan embaranmedia.com diruang kerjanya, Rabu (13/05/2026) pagi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan sensus dilakukan mulai Mei hingga Agustus 2026 secara serentak di seluruh Indonesia. Pada bulan Mei, BPS Fakfak masih fokus melakukan pendataan terhadap usaha-usaha besar yang ada di Kabupaten Fakfak dan mulai pertengahan Juni hingga Agustus 2026, petugas BPS akan melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.

Baca Juga :  RSUD Fakfak Resmi Hadirkan Layanan Cuci Darah, Pasien Tak Perlu Lagi Keluar Daerah

“Sasaran sensus ekonomi mencakup seluruh pelaku usaha, baik usaha besar, usaha menengah, maupun usaha kecil yang ada di Kabupaten Fakfak,” jelasnya.

Baca Juga :  Jaga Nama Besar Pala Fakfak, Kepala Kampung Werba Utara Turun Langsung ke Tempat Pengepul

Parjun pun menambahkan, data hasil sensus ekonomi nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan dan evaluasi kondisi ekonomi daerah.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: