Menu

Mode Gelap
Penguatan Ideologi hingga Pangan Lokal, Ini Fokus BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak

Berita

Retribusi Pala Fakfak Capai Rp 251 Juta, Perdagangan Antar Pulau Tembus 1.272 Ton

badge-check


					Retribusi Pala Fakfak Capai Rp 251 Juta, Perdagangan Antar Pulau Tembus 1.272 Ton Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Komoditas pala, kebanggaan dan andalan ekonomi masyarakat Fakfak, kembali menunjukkan kontribusi penting bagi pendapatan daerah. Hingga Agustus 2025, penerimaan retribusi daerah dari pala tercatat mencapai Rp 251.095.500, terhitung sejak Mei hingga Agustus 2025.

Meski belum menyentuh target yang diharapkan, capaian ini tetap memberikan sinyal positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pungutan retribusi yang diberlakukan mulai Rp 200 hingga Rp 1.000 per kilogram terbukti efektif, sekaligus mencerminkan tata kelola serta pengawasan kualitas pala yang semakin baik.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, mengungkapkan bahwa penerimaan retribusi berasal dari berbagai jenis komoditas pala, baik pala biji, fuli, hingga bibit pala unggulan Tomandin.

“Untuk peredaran bibit Pala Tomandin di dalam daerah, hingga Agustus ini tercatat 10.823 bibit dengan retribusi mencapai Rp 10,8 juta lebih,” jelasnya.

Sementara itu, hasil uji mutu pala menunjukkan bahwa pada Agustus ini perdagangan antar pulau hanya bergerak di angka 24,5 ton. Padahal, total hasil produksi Januari hingga Agustus 2025 sudah menembus 1.272.425 kilogram atau lebih dari 1.272 ton.

Penurunan aktivitas perdagangan antar pulau tersebut, menurut Widhi, lebih disebabkan belum dimulainya masa panen utama. Panen raya pala diperkirakan baru berlangsung pada Oktober mendatang, sejalan dengan siklus musim tahunan panen pala barat. Di sisi lain, peredaran bibit pala bersertifikat justru meningkat, sebagai tanda kesiapan petani menyambut musim tanam saat curah hujan mulai rutin turun.

“Keberhasilan pengumpulan retribusi ini juga tidak terlepas dari kesadaran dan partisipasi para pelaku usaha pala. Mereka layak mendapatkan apresiasi penuh karena telah memberikan sumbangsih nyata bagi daerah,” tambahnya.

Diharapkan, kelancaran retribusi ini tidak hanya menjadi sumber pendanaan pembangunan daerah, tetapi juga menjadi instrumen penguatan pengelolaan komoditas unggulan Fakfak. Langkah ini penting untuk terus mendukung pengembangan budidaya pala, peningkatan kualitas produk, serta memperluas promosi pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis : Arya Sanaky || Editor : Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat

9 Januari 2026 - 13:43

Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

9 Januari 2026 - 13:31

Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak

6 Januari 2026 - 13:13

BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

6 Januari 2026 - 09:30

Hilirisasi Pala Fakfak: Dari Komoditas Mentah Menjadi Produk Lotion Anti-Malaria Bernilai Tinggi

2 Januari 2026 - 11:46

Trending di Berita
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY