Menu

Mode Gelap
Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat Safari Ramadhan Ortis F. Sagrim: Santuni Anak Yatim dan Santri, Pesan Solidaritas Menggema di Papua Barat Daya

Berita

Hari Tani Nasional: Dinas Perkebunan Ajak Petani Fakfak Jaga Mutu Pala sebagai Identitas Daerah

badge-check


					Hari Tani Nasional: Dinas Perkebunan Ajak Petani Fakfak Jaga Mutu Pala sebagai Identitas Daerah Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada Selasa, 24 September 2025, menjadi momentum penting bagi para petani di Kabupaten Fakfak, khususnya petani pala di Kampung Tomandin dan wilayah sentra pala lainnya. Melalui Dinas Perkebunan Fakfak, pemerintah daerah kembali menyampaikan harapan besar agar para petani mampu menjaga mutu dan kualitas pala yang telah menjadi identitas serta kebanggaan masyarakat Fakfak.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa pala Fakfak bukan sekadar komoditas pertanian. Lebih dari itu, pala adalah simbol budaya, identitas daerah, sekaligus sumber utama penghidupan masyarakat yang diwariskan turun-temurun. Menurutnya, tantangan era globalisasi dan perubahan iklim menuntut para petani untuk semakin serius dalam menjaga kualitas hasil panen.

“Pala Fakfak harus dijaga bukan hanya dari segi kuantitas, tetapi kualitasnya. Dengan mutu yang terstandar, teknik pascapanen yang baik, serta konsistensi dalam produksi, maka pala kita bisa terus bersaing bahkan menembus pasar dunia,” ungkap Widhi dalam imbauannya di Hari Tani Nasional.

Ia menambahkan, sejak dari kebun para petani harus memperhatikan proses panen dengan baik. Pemetikan harus dilakukan tepat waktu tanpa merusak pohon, pengeringan harus sesuai standar agar aroma dan warna pala tetap terjaga, serta menjaga konsistensi mutu.

“Kalau semua petani berkomitmen menjaga kualitas, harga pala Fakfak bisa semakin baik di pasar global,” ujarnya.

Selain menjaga kualitas, Widhi juga mengingatkan pentingnya kebersamaan para petani melalui kelompok tani. Dengan bersatu, para petani dapat memperkuat posisi tawar dan tidak tergantung pada tengkulak.

“Kalau kita jalan sendiri-sendiri, pasti sulit. Tapi kalau bersatu dalam kelompok, petani bisa lebih kuat, dan kesejahteraan akan lebih mudah tercapai,” jelasnya.

Namun demikian, ia menekankan bahwa peran pemerintah, pelaku usaha, dan pasar juga tetap dibutuhkan untuk mendukung petani. Meskipun begitu, pada akhirnya masa depan pala Fakfak tetap berada di tangan petani sendiri.

“Kitalah yang menentukan, apakah pala Fakfak hanya jadi cerita sejarah atau benar-benar unggul karena kualitasnya,” tambahnya.

Peringatan Hari Tani Nasional tahun ini juga menjadi pengingat bahwa pala bukan hanya soal keuntungan ekonomi, tetapi juga soal harga diri dan warisan leluhur. Pohon-pohon pala berusia ratusan tahun yang masih tumbuh di tanah Fakfak adalah saksi sejarah yang perlu dijaga sekaligus dimanfaatkan dengan bijak untuk kesejahteraan masyarakat saat ini dan generasi mendatang.

“Kalau kita sama-sama jaga kualitas pala, maka nama Fakfak akan makin dikenal di Indonesia bahkan dunia. Tapi kalau ada yang tergesa-gesa menjual pala muda, maka nama kita semua ikut rusak,” tegas Widhi.

Dengan semangat Hari Tani Nasional, para petani pala Fakfak diharapkan tidak hanya menjaga pohon-pohonnya, tetapi juga meningkatkan kualitas hasilnya agar tetap menjadi komoditas unggulan yang mensejahterakan masyarakat.

Sumber : Humas Dinas Perkebunan Fakfak

Baca Lainnya

Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai

12 Maret 2026 - 19:45

PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H

12 Maret 2026 - 19:16

Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman

12 Maret 2026 - 16:18

Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

12 Maret 2026 - 07:23

Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima

10 Maret 2026 - 09:11

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error: