Menu

Mode Gelap
PHBI Fakfak Sukses Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Peringatan Isra Mi’raj 1447 H di Fakfak, Bupati Samaun Dahlan Serukan Nilai Keimanan Ibadah Shalat Jumat di Masjid Nurul Taqwa Tanjung Sendiri Bahas Makna Isra Mi’raj Saboban Water Sport Hadir di Fakfak, Wisata Bahari Baru dengan Tarif Terjangkau Mulai 2026, Pemkab Fakfak Terapkan Portal Retribusi Kendaraan di Pasar Tumburuni Dari Pasar hingga RSUD, Wapres Gibran Kawal Pembangunan Papua Pegunungan

Pemerintahan

136 Pohon Induk Unggul: Fakfak Perkuat Posisi Sebagai Rumah Pala Dunia

badge-check


					136 Pohon Induk Unggul: Fakfak Perkuat Posisi Sebagai Rumah Pala Dunia, (Foto: EM/Alfan Rahakbauw). Perbesar

136 Pohon Induk Unggul: Fakfak Perkuat Posisi Sebagai Rumah Pala Dunia, (Foto: EM/Alfan Rahakbauw).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK — Kabupaten Fakfak patut berbangga. Daerah ini menjadi rumah bagi Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala Tomandin, sumber benih unggul yang telah diakui secara nasional melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Terdapat delapan kebun BPT yang tersebar di sejumlah kampung, di antaranya Wurkendik, Werba, Wrikapal, Mandopma, Firma, dan Wambar. Dari kebun-kebun tersebut tumbuh 136 pohon induk terpilih (PIT) yang menghasilkan benih pala berkualitas tinggi, dengan produktivitas mencapai 1.500 hingga 2.000 biji per pohon setiap musim.

Keberadaan BPT ini tidak hanya memastikan ketersediaan benih pala bermutu, tetapi juga menjadi bukti bahwa petani Fakfak mampu menjaga warisan genetik pala Tomandin—pala khas Fakfak yang telah ditanam turun-temurun dan kini menjadi identitas daerah.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widi Asmoro Jati, ST., MT., menegaskan bahwa seluruh penangkar pala wajib menggunakan benih yang bersumber dari delapan kebun BPT Pala Tomandin tersebut. Hal ini untuk memastikan keaslian dan mutu benih sesuai standar nasional.

“Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala Tomandin kini menjadi pusat sumber benih unggul dan kebanggaan masyarakat Fakfak. Dari sinilah lahir bibit-bibit terbaik yang akan menumbuhkan masa depan pala Indonesia—dari Fakfak untuk dunia,”ujar Widi Asmoro Jati.

Ia menjelaskan, Dinas Perkebunan kini memberikan pendampingan intensif kepada pemilik kebun BPT agar penangkar benar-benar membeli benih pala di lokasi yang telah ditetapkan.

“Harga benih telah ditentukan sebesar Rp.600 per biji, tanpa tambahan bunga atau fully. Langkah ini dilakukan menyusul munculnya fenomena pala asimilasi atau pala selingkuh, yaitu hasil persilangan yang tidak lagi murni varietas Tomandin. Dengan pengawasan ketat, Dinas memastikan benih yang beredar memiliki hak paten dan validasi resmi,”jelasnya.

Widhi berkomitmen bahwa Dinas Perkebunan Fakfak bersama pihak karantina juga siap mengawasi ketat peredaran benih antar wilayah.

“Setiap transaksi pengadaan bibit untuk kepentingan budidaya, pelestarian, atau konservasi lahan wajib melalui prosedur resmi, termasuk pembayaran retribusi daerah sebesar Rp1.000 per pohon yang disetor langsung ke kas daerah sebelum mendapat rekomendasi izin peredaran dan sertifikasi karantina,”tegasnya

Selain itu, dinas juga memfasilitasi sertifikasi benih oleh balai benih yang memiliki kewenangan penuh dalam pemberian label dan pengakuan mutu.

“Dengan sistem pengawasan ini, kita ingin memastikan bibit yang beredar adalah asli Pala Tomandin, sehingga indikasi geografis dan hak kekayaan intelektual (HAKI) Kabupaten Fakfak tetap terjaga,”ujar Widi.

Ia menambahkan, keberhasilan menjaga mutu dan keaslian Pala Tomandin akan memberikan nilai tambah bagi daerah, yang pada akhirnya akan dikembalikan dalam bentuk layanan publik bagi masyarakat Fakfak.

Fakfak, Rumah Pala Dunia
Dengan langkah penguatan regulasi, pengawasan, dan sertifikasi benih, Fakfak menegaskan posisinya sebagai pusat sumber benih pala unggul Indonesia.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Daerah untuk menjaga warisan genetik dan potensi ekonomi pala Tomandin yang telah membawa nama Fakfak dikenal hingga ke pasar dunia.

Jurnalis: Alfan Rahakbauw || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

149 Koperasi Merah Putih Dibentuk di Fakfak, Fokus Perkuat Ekonomi Kampung

14 Januari 2026 - 11:46

Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat

9 Januari 2026 - 13:43

Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

9 Januari 2026 - 13:31

Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak

6 Januari 2026 - 13:13

BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

6 Januari 2026 - 09:30

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY