EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik, yang bertempat di Distrik Bomberay, ini sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan daerah yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP, didampingi Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T tersebut dihadiri Wakil Ketua II Anggota DPRK Fakfak, Forkopimda, para kepala OPD, kepala distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.
Terlihat juga, Kepala Bappeda dan Litbang Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen, SH, M.Si turut mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak pada setiap kegiatan Musrenbang tingkat Distrik.
Dalam sambutannya, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak boleh lagi bersifat top-down semata. Setiap usulan dari kampung dan distrik harus benar-benar didasarkan pada kebutuhan masyarakat, bukan sekadar daftar keinginan.
“Forum Musrenbang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berdiskusi secara terbuka, menyusun skala prioritas, dan menyepakati program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Fakfak, lanjut Bupati, berkomitmen mendorong pembangunan yang merata dan berkeadilan, baik di wilayah pesisir maupun pegunungan, di kampung-kampung terpencil maupun pusat distrik.
Fokus pembangunan tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan dan generasi muda.
Menurutnya, Kabupaten Fakfak memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam, posisi strategis wilayah, serta stabilitas sosial yang kondusif. Khususnya di Distrik Bomberay, terdapat rencana investasi yang akan masuk dan sedang berproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah daerah, katanya, menyambut baik setiap investasi yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Seiring dengan masuknya investasi, Bupati Samaun Dahlan menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang mampu mengantisipasi dan mengintegrasikan kebutuhan infrastruktur pendukung, seperti jalan, pelabuhan, air bersih, listrik, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Infrastruktur harus dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan pemerataan pembangunan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menjaga harmoni antara pembangunan, lingkungan, serta kehidupan sosial budaya masyarakat.
“Fakfak adalah rumah kita bersama, dan masa depan daerah ini ada di tangan kita semua,” ucapnya.
Bupati mengajak seluruh perangkat distrik dan kampung untuk meningkatkan kualitas perencanaan dengan menyelaraskan usulan program dengan dokumen perencanaan daerah, agar sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Fakfak.

Musrenbang, lanjutnya, bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen kebersamaan dan semangat gotong royong, saling menghargai pendapat, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rumusan program prioritas yang inklusif dan berkelanjutan, demi terwujudnya Kabupaten Fakfak yang mandiri, sejahtera, aman, dan berdaya saing berlandaskan semangat keberagaman “Fakfak Membara”.
Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia







