Disbun Fakfak Sidak Pengepul Pala, Tegaskan Harga Adil untuk Petani

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pembelian pala di sejumlah wilayah sentra pala, meliputi Kampung Kwagas, Sum, Salakiti, Sangkiti, Tawar di kawasan Kayauni, hingga Furwagi.

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan edaran Bupati Fakfak mengenai harga, mutu, kualitas, serta tata niaga pala yang adil, transparan, dan berpihak kepada kesejahteraan petani pala.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., menegaskan bahwa penegakan harga pala bukan sekadar persoalan angka jual beli, melainkan upaya menjaga marwah komoditas unggulan daerah sekaligus memastikan petani memperoleh haknya secara layak.

“Keberpihakan kepada petani pekebun pala harus menjadi komitmen bersama. Petani memiliki hak mendapatkan harga yang wajar, kepastian timbangan yang jujur, serta sistem pembelian yang terbuka dan adil,” ujarnya.

Baca Juga :  Resmi! Harga Pala Fakfak Dipatok Rp600 Ribu, Petani Kini Lebih Terlindungi

Menurutnya, selain memiliki hak, petani juga berkewajiban menjaga kualitas hasil panen dengan melakukan pemetikan pada waktu yang tepat serta mempertahankan mutu pala Fakfak agar tetap bernilai tinggi di pasaran.

Di sisi lain, para pelaku usaha dan pengepul pala juga memiliki hak menjalankan usaha secara sehat dan memperoleh keuntungan yang wajar. Namun mereka diwajibkan menaati ketentuan pemerintah daerah, menerapkan standar pembelian yang adil, tidak memainkan harga, serta membangun kemitraan usaha yang saling menguntungkan dengan petani.

Widhi menambahkan bahwa penegakan harga pala harus berjalan seiring dengan penegakan mutu. Menurutnya, kualitas pala menjadi faktor utama dalam pembentukan harga jual di pasar.

Baca Juga :  Sertijab Satpol PP Fakfak, Anggelina Siap Perkuat Ketertiban dan Pelayanan Masyarakat

“Semakin baik mutu pala yang dihasilkan petani, mulai dari tingkat kematangan panen, proses pengeringan, kebersihan produk, hingga penyimpanan, maka semakin tinggi pula nilai jual yang diperoleh,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kualitas pala Fakfak secara bersama-sama demi mempertahankan kepercayaan pasar.

“Harga yang baik lahir dari kualitas yang baik. Karena itu mari kita jaga mutu pala Fakfak bersama-sama. Jangan panen terlalu muda, jangan mencampur kualitas baik dengan yang kurang baik, dan pastikan proses pascapanen dilakukan dengan benar. Jika mutu terjaga, harga akan mengikuti, pasar akan percaya, dan petani akan semakin sejahtera,” tegasnya.

Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa hak petani memperoleh harga yang layak harus dibarengi dengan kewajiban menjaga kualitas hasil kebun, sehingga nama besar pala Fakfak tetap harum, bernilai tinggi, dan memiliki daya saing kuat di pasar.

Baca Juga :  Latsar CPNS Fakfak 2026 Dimulai, Ini Pesan Tegas Bupati untuk 470 Peserta

Ia menambahkan, pala merupakan kebanggaan masyarakat Fakfak sehingga tata niaganya harus dijaga bersama.

“Petani harus sejahtera, pelaku usaha harus bertumbuh, dan harga pala harus tetap bermartabat. Inilah semangat keberpihakan pemerintah kepada masyarakat pekebun pala,” tambahnya.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap ekosistem usaha pala dapat berjalan secara sehat, adil, dan berkelanjutan, sehingga harum pala Fakfak terus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat dari kampung hingga pasar dunia.

Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: