Dari Reses ke Aksi Nyata: Anggota DPRP Salim Alhamid Siap Penuhi Lampu Solar Cell untuk Warga Dulanpokpok

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Anggota DPR Papua Barat, Salim Alhamid, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Fakfak. Kegiatan reses ini menjadi sarana untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.

Reses yang diawali dari RT VII Kampung Dulanpokpok tersebut bertujuan menjaring berbagai kebutuhan pembangunan di tengah masyarakat, yang selanjutnya akan diusulkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk mendapat penanganan. Sejumlah aspirasi yang mengemuka di antaranya kebutuhan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta kebutuhan dasar lainnya seperti air bersih, penerangan, dan bantuan modal usaha.

Dalam pertemuan di Dulanpokpok, Salim Alhamid menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas, fungsi, dan tanggung jawab anggota legislatif dalam menjaring aspirasi masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Peluk Hangat Mama-Mama Papua, Ketua Persit Kasuari Hadir di Tengah Pedagang Pasar Thumburuni

Ia menegaskan bahwa setiap usulan masyarakat akan menjadi perhatian serius, terutama yang berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan warga.

Dari hasil pantauan di lapangan, sebagian besar aspirasi warga masih berkaitan dengan persoalan mendasar, seperti ketersediaan air bersih, bantuan pendidikan, dan penerangan lingkungan. Menanggapi hal tersebut, Salim Alhamid yang juga Ketua Komisi I DPR Papua Barat berkomitmen untuk berupaya semaksimal mungkin dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Khusus untuk warga RT VII Jalan Asrama Haji, Kampung Dulanpokpok, ia menyampaikan rencana untuk merealisasikan pembangunan lampu tenaga surya (solar cell) pada tahun ini. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan penerangan lingkungan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pada malam hari.

Baca Juga :  Di Puncak Syukuran 132 Tahun Misi Katolik, Bupati Fakfak Serukan Persatuan

Warga setempat menyambut baik rencana tersebut dan memberikan apresiasi, karena penerangan jalan telah lama menjadi kebutuhan utama masyarakat, mengingat kondisi lingkungan yang gelap dan dinilai kurang aman pada malam hari.

Selain itu, kebutuhan lainnya tetap menjadi perhatian, namun akan diupayakan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Kegiatan reses yang sama juga dilaksanakan di Kampung Nemiwikarya, Distrik Fakfak Tengah. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah usulan masyarakat juga menjadi perhatian, terutama terkait penanganan abrasi pantai yang dinilai sudah mendesak untuk ditangani pemerintah. Kondisi abrasi tersebut juga berdampak pada Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ikut terdampak longsor.

Baca Juga :  Pesan Kapolres Fakfak di Hari Lahir Pancasila: Persatuan Adalah Kekuatan Bangsa

Di sisi lain, masyarakat juga berharap adanya perhatian pemerintah terhadap bantuan pendidikan.

Selain di dua lokasi tersebut, agenda reses juga menyasar wilayah Distrik Furuwagi dengan menyesuaikan kondisi alam, mengingat akses transportasi di wilayah tersebut ditempuh melalui jalur laut.

Pewarta: Emby || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: