Diduga Penghinaan terhadap Eksistensi Petuanan Raja- Raja di Fakfak : Ketua GPII PB meminta Bpk. Edy K. Kirihio untuk menyampaikan permohonan maaf

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2020 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia Papua Barat Rabu (08/07/2020)

Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia Papua Barat Rabu (08/07/2020)

Fakfak – Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Papua Barat (PB) Iwan Kabes, menyesali pernyataan salah satu Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) PB Bpk. Edy K. Kirihio terkait jalannya Proses DPR utusan OTSUS yang dimuat dalam media STRATEGI.co.id, Manokwari, senin (6-7-2020).

Kepada Embaranmedia.com Rabu (08/07/2020) Iwan (sapaan Akrab) menyampaikan “Saya tidak mempersoalkan tidak adanya keterwakilan orang Fakfak yang lolos DPR utusan Otsus, yang saya permasalahkan adalah pernyataan Bpk. Edy K. Kirihio yang mencoreng nama baik Petuanan Raja-raja di Kabupaten Fakfak”.

Sebagai orang Fakfak, saya tidak terima beberapa pernyataan Bpk. Edy yang dimuat dalam media itu, antara lain :
(…meminta kepada pihak Kesbangpol pansel yang terutama pelaksana untuk menetapkan bahwa ini adalah yang terkait dengan kultur orang asli Papua (OAP) hak suku hak asli orang Papua).
“Apakah beliau memandang bahwa petuanan Raja-Raja yang ada di Kabupaten Fakfak adalah orang Pendatang”..?
“Supaya dia tahu, budaya orang fakfak sangat kental dengan eksistensi Raja-raja yang sudah berlaku turun temurun, & mereka adalah OAP”.

Baca Juga :  PC IPNU IPPNU Kabupaten Sorong Gelar LAKMUD, Marhaban Istiqoma Ode Ungkap Harapannya

(Bukan dari raja raja tidak ada hubungan apapun dengan raja raja di Fakfak maupun Kaimana, sekali lagi untuk kursi DPR Otsus tidak ada hubungan apa-apa harus mengingat raja raja karena tidak ada lagi penjajahan di atas tanah Papua ini).
“Apakah keberadaan Petuanan Raja-raja dari dahulu hingga sekarang ini adalah bentuk penjajahan”..?
“Mana bukti penjajahan yang dilakukan oleh mereka”..?

Baca Juga :  PC IPNU IPPNU Kabupaten Sorong Gelar LAKMUD, Marhaban Istiqoma Ode Ungkap Harapannya

“Beliau harus tahu, Kelembagaan MRP, Dewan Adat & Lembaga Masyarakat Adat baru lahir ditanah Papua ini ketika Otonomi Khusus berlaku. Petuanan Raja-Raja sudah lebih dahulu ada sebagai perangkat adat yang mengatur pola kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  PC IPNU IPPNU Kabupaten Sorong Gelar LAKMUD, Marhaban Istiqoma Ode Ungkap Harapannya

Iwan juga menyayangkan pernyataan kontroversi tersebut keluar dari pemikiran seorang Anggota MRP. “Sesungguhnya, sebagai OAP yang tau adat & budaya, beliau harus berfikir sebelum menyampaikan kalimat-kalimat yang sangat menyinggung perasaan kami sebagai orang Fakfak”. (terangnya)

Untuk itu, sebagai keterwakilan masyarakat adat dari Petuanan Raja Wertuar, saya meminta kepada Bpk. Edy K. Kirihio agar dapat mengklarifikasi pernyataan tersebut sekaligus meminta permohonan maaf kepada seluruh Petuanan yang ada di Kabupaten Fakfak, Negri Mbaham Matta. (Tandasnya) (EF)

Berita Terkait

PC IPNU IPPNU Kabupaten Sorong Gelar LAKMUD, Marhaban Istiqoma Ode Ungkap Harapannya
Marselino Soway Angkat Bicara Soal Aksi Demo KTIS dan MRPB di Jakarta
Surat Keterangan OAP dari Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Ditolak untuk Daftar Polisi, Ini Respon Demianus Tuturop
Tak Hanya Bantuan CSR, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Bakal Beri Bantuan ke Masjid dan Gereja
Lagi, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Salurkan CSR Tahap II ke Keluarga Besar Marga Soway
Cek Kelayakan Makanan Takjil Buka Puasa di Fakfak, BPOM Papua Barat Pastikan Hasil Aman dan Layak Dikonsumsi
Salah Satu Rumah Warga di Fakfak Papua Barat Diterjang Badai
Kapolda Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bersama Bupati Untung Tamsil dan Kapolres Fakfak Kunjungi Kampung Rumbati
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 18:31 WIB

PC IPNU IPPNU Kabupaten Sorong Gelar LAKMUD, Marhaban Istiqoma Ode Ungkap Harapannya

Jumat, 31 Mei 2024 - 17:05 WIB

Marselino Soway Angkat Bicara Soal Aksi Demo KTIS dan MRPB di Jakarta

Jumat, 19 April 2024 - 15:15 WIB

Surat Keterangan OAP dari Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Ditolak untuk Daftar Polisi, Ini Respon Demianus Tuturop

Kamis, 4 April 2024 - 18:21 WIB

Tak Hanya Bantuan CSR, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Bakal Beri Bantuan ke Masjid dan Gereja

Senin, 1 April 2024 - 11:57 WIB

Lagi, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Salurkan CSR Tahap II ke Keluarga Besar Marga Soway

Berita Terbaru

error: