Inilah Empat Program Kementerian PUPR untuk Pembangunan di Papua dan Papua Barat

- Jurnalis

Senin, 5 April 2021 - 01:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen mewujudkan pembangunan infrastruktur yang andal di Provinsi Papua dan Papua Barat.  Hal ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan yang tinggi, mengurangi indeks kemahalan, dan pemerataan pembangunan infrastruktur.

Untuk mendukung hal tersebut Kementerian PUPR mengambil langkah-langkah terobosan pembangunan infrastruktur dengan lebih terpadu, tepat, fokus, dan bersinergi dengan kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda).

“Hal ini sesuai dengan amanat Inpres Nomor 9 Tahun 2020,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari laman Kementerian PUPR, Sabtu (03/04/2021).

Dikatakan Menteri Basuki, untuk mewujudkan infrastruktur yang andal sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi di Provinsi Papua dan Papua Barat, Kementerian PUPR berkomitmen melakukan empat program.

Pertama, pemerataan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedua, dukungan afirmatif pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Papua. Ketiga, pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT). Keempat, pemenuhan kebutuhan dan pelayanan dasar dengan dukungan infrastruktur PUPR.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua dilakukan dengan membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan akses serta konektivitas dari darat maupun multimoda. Di antaranya telah kami bangun Jalan Trans Papua 3.534 kilometer, Jalan Perbatasan Papua 1.098 kilometer, dan Jembatan Youtefa 1,3 kilometer,” ujar Basuki.

Selanjutnya untuk dukungan pengembangan kapasitas SDM, Kementerian PUPR melaksanakan pelatihan SDM jasa konstruksi yang melibatkan mitra kerja asli Papua dan Papua Barat. Selain itu, Kementerian PUPR juga memberdayakan pelaku usaha lokal dengan tender terbatas untuk paket pekerjaan konstruksi harga perkiraan sendiri (HPS) antara Rp1 – 2,5 miliar.

Sementara untuk pengembangan SDM internal Kementerian PUPR di balai-balai teknis yang berada di Papua dan Papua Barat sudah diisi oleh putra daerah asli sebagai Kepala Balai, Kepala Satker, maupun PPK.

Program ketiga yakni pelaksanaan PKT untuk mendistribusikan pendapatan bagi masyarakat Papua dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Pandemi COVID-19.

Pada tahun 2021 terdapat peningkatan anggaran PKT dari tahun sebelumnya, yakni dari Rp671 miliar menjadi Rp731 miliar. Anggaran ini digunakan untuk 19 kegiatan yang akan menyerap 27.967 tenaga kerja.

Program keempat yakni pemenuhan kebutuhan dan pelayanan dasar dengan dukungan infrastruktur bidang PUPR di antaranya pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Skouw (Jayapura) dan Sota (Merauke), pembangunan infrastruktur dukungan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX serta pembangunan rumah khusus, air bersih, jalan lingkungan, dan jembatan gantung di Kabupaten Asmat, Mappi, dan Mamberamo Raya.

Secara keseluruhan, pada tahun 2021 alokasi anggaran pembangunan infrastruktur PUPR untuk Provinsi Papua Rp6,12 triliun untuk bidang Sumber Daya Air (SDA) Rp 670 miliar, jalan dan jembatan Rp4,46 triliun, permukiman Rp650 miliar, dan perumahan Rp330 miliar.

Sementara di Provinsi Papua Barat Rp3,67 triliun alokasi anggaran untuk bidang SDA Rp600 miliar, jalan dan jembatan Rp2,54 triliun, permukiman Rp320 miliar, dan perumahan Rp200 miliar.

Kementerian PUPR berharap dengan komitmen yang berkesinambungan tersebut, pihaknya dapat turut memberikan solusi dan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan dan memajukan masyarakat Papua.

“Kami akan betul-betul memperhatikan tata kelola dalam pelaksanaannya, agar tepat mutu, tepat sasaran, dan tepat administrasi,” tutup Menteri PUPR. (EF)

Berita Terkait

Marselino Soway Angkat Bicara Soal Aksi Demo KTIS dan MRPB di Jakarta
Surat Keterangan OAP dari Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Ditolak untuk Daftar Polisi, Ini Respon Demianus Tuturop
Tak Hanya Bantuan CSR, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Bakal Beri Bantuan ke Masjid dan Gereja
Lagi, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Salurkan CSR Tahap II ke Keluarga Besar Marga Soway
Cek Kelayakan Makanan Takjil Buka Puasa di Fakfak, BPOM Papua Barat Pastikan Hasil Aman dan Layak Dikonsumsi
Salah Satu Rumah Warga di Fakfak Papua Barat Diterjang Badai
Kapolda Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bersama Bupati Untung Tamsil dan Kapolres Fakfak Kunjungi Kampung Rumbati
Kunjungan Kerja, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Kunjungi Mapolres Fakfak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 17:05 WIB

Marselino Soway Angkat Bicara Soal Aksi Demo KTIS dan MRPB di Jakarta

Jumat, 19 April 2024 - 15:15 WIB

Surat Keterangan OAP dari Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Ditolak untuk Daftar Polisi, Ini Respon Demianus Tuturop

Kamis, 4 April 2024 - 18:21 WIB

Tak Hanya Bantuan CSR, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Bakal Beri Bantuan ke Masjid dan Gereja

Senin, 1 April 2024 - 11:57 WIB

Lagi, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Salurkan CSR Tahap II ke Keluarga Besar Marga Soway

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:08 WIB

Cek Kelayakan Makanan Takjil Buka Puasa di Fakfak, BPOM Papua Barat Pastikan Hasil Aman dan Layak Dikonsumsi

Senin, 18 Maret 2024 - 09:42 WIB

Salah Satu Rumah Warga di Fakfak Papua Barat Diterjang Badai

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:04 WIB

Kapolda Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bersama Bupati Untung Tamsil dan Kapolres Fakfak Kunjungi Kampung Rumbati

Minggu, 10 Maret 2024 - 19:44 WIB

Kunjungan Kerja, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Kunjungi Mapolres Fakfak

Berita Terbaru

error: