Tinjau Pos Penyekatan PPKM Darurat Di Simpang Tiga Maruni, Kapolda Papua Barat Minta Masyarakat Patuhi Aturan Di Tetapkan Pemerintah

- Jurnalis

Selasa, 13 Juli 2021 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Papua Barat, (Sumber: Humas Polres Fakfak)

Kapolda Papua Barat, (Sumber: Humas Polres Fakfak)

Embaranmedia.com, Papua Barat – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK., M.Si didampingi Dirlantas, Kapolres Manokwari meninjau pos penyekatan PPKM Darurat yang berlokasi di simpang tiga Maruni, Selasa (13/7).

Kapolda mengatakan penyekatan PPKM darurat sejalan dengan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 20 tahun 2021.

“Jadi ada dua wilayah menerapkan PPKM darurat di Papua Barat yakni di Kota Sorong dan Manokwari,” kata Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing di Manokwari.

Dikatanya lagi, penyekatan PPKM Darurat dilaksanakan 12 Juli hingga 21 Juli 2021 mendatang. Kapolda minta masyarakat di Papua Barat khusus di Manokwari agar mematuhi aturan ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Dinilai Tak Becus Cegah Kasus Kriminalitas di Sorong, IMM Minta Copot Kapolresta

“Selaku Kapolda Papua Barat, meninjau persiapan penyekatan tersebut sejauh mana persiapanya seperti apa. Pada intinya kita siap tegakkan aturan tersebut. Sehingga masyarakat di Manokwari taat terhadap aturan di tetapkan pemerintah,” katanya.

Ia melanjutkan, terkait PPKM tersebut memantau warga masuk di wilayah di Manokwari baik dari Bintuni, Manokwari Selatan, Pengunungan Afak, Maybart, Tambrauw hingga Kebar. Hingga, perbatasan Manokwari dan Sorong.

“Ia minta, masyarakat di Papua Barat mematuhi aturan tersebut. Tak hanya itu perketat di jalur laut juga di Teluk Wondama,Fakfak. Kita perketat wilayah ini, sehingga masyarakat tertib,”ujarnya.

Baca Juga :  Isak Wopari: Bank Papua Berkomitmen Sebagai Bank Terpercaya dan Terkemuka Milik Orang Asli Papua

Kapolda menekankan kepada masyarakat agar bisa mematuhi ketentuan berlaku. Untuk masyarakat sektor esensial yang mendesak contohnya keuangan perbankan kita juga yang bersangkutan menunjukan kartu vaksin sekitar 50-100 %. Pelaksnaan kegiatan essensial dan kritikal boleh melewati pos penyekatan.

“Saya minta masyarakat taat dengan peraturan ini. Ini untuk menunjang PPKM berbasis dasa wisma,”tambahnya.

Ia menambahkan, dengan penerapan PPKM tersebut berjalan dengan menurunkan positif rate di Papua Barat.

“Kita pastikan warga tetap di rumah sehingga masyrakat sehat tidak tertular Covid 19. Saat ini semakin meningkat di Papua Barat,”tandasnya.

Baca Juga :  Kamtibmas Berjalan Aman dan Lancar di Pemilu 2024, Kapolres AKBP Hendriyana Apresiasi Warga Fakfak

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K.M.H. menjabarkan sektor yang diperbolehkan selama PPKM Darurat yakni sektor essensial dan kritikal.

“Sektor essensial meliputi media sektor keuangan dan perbankan, pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi perhotelan non penanganan karantina, industri orientasi ekspor sedangkan untuk sektor kritikal meliputi kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, makanan dan minuman serta penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional” ucap Adam. (EM/01)

Berita Terkait

Dinilai Tak Becus Cegah Kasus Kriminalitas di Sorong, IMM Minta Copot Kapolresta
Kamtibmas Berjalan Aman dan Lancar di Pemilu 2024, Kapolres AKBP Hendriyana Apresiasi Warga Fakfak
Isak Wopari: Bank Papua Berkomitmen Sebagai Bank Terpercaya dan Terkemuka Milik Orang Asli Papua
Wakil Ketua MRP Maxi Nelson Ahoren Minta Warga 7 Kabupaten di Papua Barat Jaga Kedamaian Jelang Pemilu 2024
Kunker di Fakfak, Wakapolda Papua Barat Cek Kesiapan Pengamanan TPS
Mulai Besok Bandara Siboru Fakfak Diaktifkan, Agung Trilaksana: Secara Sistem Semuanya Sudah Siap
Hadir di Distrik Kokas, Abdolla Barawery: Ini Sudah Dia Punya Waktu
Deklarasi Pemilu Damai 2024, Kodim 1808/Mansel Komitmen Wujudkan Pemilu Yang Aman Dan Tertib
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:29 WIB

Dinilai Tak Becus Cegah Kasus Kriminalitas di Sorong, IMM Minta Copot Kapolresta

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:42 WIB

Kamtibmas Berjalan Aman dan Lancar di Pemilu 2024, Kapolres AKBP Hendriyana Apresiasi Warga Fakfak

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:35 WIB

Isak Wopari: Bank Papua Berkomitmen Sebagai Bank Terpercaya dan Terkemuka Milik Orang Asli Papua

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:11 WIB

Wakil Ketua MRP Maxi Nelson Ahoren Minta Warga 7 Kabupaten di Papua Barat Jaga Kedamaian Jelang Pemilu 2024

Selasa, 6 Februari 2024 - 10:58 WIB

Kunker di Fakfak, Wakapolda Papua Barat Cek Kesiapan Pengamanan TPS

Rabu, 24 Januari 2024 - 09:04 WIB

Mulai Besok Bandara Siboru Fakfak Diaktifkan, Agung Trilaksana: Secara Sistem Semuanya Sudah Siap

Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:43 WIB

Hadir di Distrik Kokas, Abdolla Barawery: Ini Sudah Dia Punya Waktu

Sabtu, 23 Desember 2023 - 08:14 WIB

Deklarasi Pemilu Damai 2024, Kodim 1808/Mansel Komitmen Wujudkan Pemilu Yang Aman Dan Tertib

Berita Terbaru

Konseling & Rohani

Keutamaan Bershalawat

Selasa, 27 Feb 2024 - 08:45 WIB

error: