Pemuda dan Tokoh Masyarakat Adat Bomberay Gelar Diskusi Kebangsaan Bahas dan Sepakati Daerah Otonomi Baru (DOB)

Pemuda Peduli Pembangunan Bangsa Kabupaten Fakfak bersama OKP dan Tokoh Adat Masyarakat Bomberay menggelar Diskusi kebangsaan membangun kebersamaan dalam bingkai kebhinekaan yang berlangsung di Aula Diklat Pemda Fakfak, (Foto: EM/AZT)

Embaranmedia.com, Fakfak – Pemuda Peduli Pembangunan Bangsa Kabupaten Fakfak menggelar Diskusi kebangsaan membangun kebersamaan dalam bingkai kebhinekaan yang berlangsung di Aula Diklat Pemda Fakfak, Senin (28/03/2022) Kemarin.

Diskusi tersebut dihadiri oleh puluhan masyarakat, OKP, organisasi kemasyarakat, Tokoh agama, Tokoh adat dan juga akademisi.

iklan Embaran Media

Menurut, Ketua Panitia Pemuda Peduli Pembangunan Bangsa Kabupaten Fakfak, Moh. Ali Sagara, menjelaskan, kegiatan ini dilakukan karena dilihat bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) sebuah kebaikan bagi warga Papua terkhususnya kami diwilayah Bomberay Raya.

“Kami lakukan hal ini sangat penting karena kami sangat mendukung Pemekaran Provinsi Bomberay Raya dan kami meminta kepada Pemerintah Pusat agar segera memekarkan Provinsi Bomberay Raya,”Tegasnya.

Lebih lanjut Ali Sagara Menyampaikan, kegiatan ini dengan tujuan untuk merangkul saudara-saudara kami yang generasi muda untuk bersama-sama menyatukan pikiran, pendapat untuk membangun daerah kita.

“Insyallah kegiatan ini juga akan terus berlanjut,”Kata Ali Sagara saat diwawancarai oleh awak media di aula Diklat Pemda Fakfak, Senin (28/03/2022).

Sebelumnya, Kegiatan Diskusi tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom melalui Perwakilan Dinas Kesbangpol, Syafrudin Lasitamba.

Sementara itu, Anggota DPRD Fakfak, Abdul Gani Ishak Bauw yang juga selaku Raja Petuanan Rumbati, berharap kegiatan Diskusi Kebangsaan Membangun Kebersamaan dalam bingkai kebhinekaan ini tidak hanya sampai disini saja, karena merupakan kegiatan yang sangat positif.

“Tema kegiatan hari ini sangat luar biasa ada kaitannya dengan Daerah Otonomi Baru (DOB), ini hal yang harus sama-sama kita dukung dan respon secara positif, karena Fakfak merupakan Kabupaten tertua yang secara Otomatis mempunyai perangkat secara keseluruhan sangat lengkap dengan kemampuan APBD yang sangat minim dan PAD yang sangat rendah,”Jelas Gani Bauw saat diwawancarai oleh awak media usai kegiatan diskusi di Aula Diklat Pemda, Senin (28/03/2022) Kemarin.

Baca Juga :  Mencegah Dampak Covid-19, Pemerintah Distrik Sidey Lakukan Pengawasan

“Kepada seluruh Pemuda marilah bangkit sehingga bisa menggali potensi-potensi yang ada, karena kalau Pemerintah Daerah sendiri sudah maksimal tinggal bagaimana potensi yang ada baik Pemuda maupun Potensi SDA dapat dikelola dengan baik, sehingga bisa mencukupi apa yang dicita-citakan bersama,”Ajak Gani Bauw.

Selain itu, Gani Bauw juga menyampaikan, berkaitan dengan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kokas, saran masukan dari para peserta tadi semua bahwa Pemerintah dan DPRD telah berupaya keras tetapi ini adalah kewenangan pusat.

“Mudah-mudahan Pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga program Pemerintah yang besar seperti mencabut moratorium dan sebagainya, insyallah kita juga bisa Daerah Otonomi Baru atau calon Pemekaran Kabupaten Kokas bisa segera terealisasi,”Pungkasnya.

Selanjutnya, Deklarasi Pemuda dan Tokoh Masyarakat Adat bomberay di Kabupaten Fakfak dengan membacakan 4 Penyataan Sikap dan dilakukan Tanda Tangan Persetujuan Deklarasi oleh 40 orang. (EM/AZT)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.