Menu

Mode Gelap
Dinas Perkebunan Fakfak Fokus Perkuat Brigade Pala Cegah Serangan OPT BRI Cabang Fakfak Gelar Jalan Santai dan Senam Sehat Sambut HUT ke-130 Bupati Fakfak Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet Muda Saat Tutup Bupati Cup 2025 Pertarungan Mepet 3-2, KAFI FC Sabet Piala Bupati Cup Fakfak 2025 DPP UAA: Konflik Liang Tidak Bisa Ditoleransi, Pelaku dan Aktor Inteletual Harus Ditangkap! Drama Jelang Undian Piala Dunia 2026: Iran Pilih Datang, Bukan Boikot

Berita

Labirin Art Angkat Budaya Fakfak Lewat Pameran “Bumi Pala”

badge-check


					Labirin Art Angkat Budaya Fakfak Lewat Pameran “Bumi Pala” Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Komunitas Labirin Art sukses menggelar Pameran dan Diskusi “Bumi Pala” selama tiga hari, 27–29 November 2025, di kawasan 3 Beaches Café, Pantai Laembo, Fakfak. Program ini menjadi ruang kreatif yang menyatukan seniman, pemuda, dan masyarakat dalam pameran seni, diskusi, lokakarya, hingga sesi berbagi pengalaman yang menyoroti identitas budaya Fakfak.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, M. Ilham Nurdin, hadir memberikan apresiasi atas inisiatif Labirin Art yang dinilainya sebagai gerakan positif bagi ekosistem seni dan budaya di daerah.

“Sebagai pemerintah, kami sangat menghargai setiap bentuk partisipasi, kreativitas, dan inisiatif yang lahir dari komunitas,” ujarnya, Sabtu malam (29/11/2025).

Ia menegaskan pentingnya masukan masyarakat dalam memperkuat sektor pariwisata dan kebudayaan, termasuk melalui kegiatan seperti Bumi Pala yang menghadirkan ruang refleksi dan penguatan identitas lokal.

Ilham menambahkan, kolaborasi pemerintah dan komunitas kreatif harus terus diperkuat. Pemerintah, kata dia, siap membuka ruang dialog dan menjajaki kerja sama strategis demi majunya seni, budaya, dan pariwisata Fakfak.

“Kegiatan seperti ini menjadi pemicu penting bagi generasi muda untuk menjaga dan mengembangkan kreativitas budayanya,” ujarnya.

Dari sisi komunitas, anggota Labirin Art Rian Raharusun atau Otan Guru menyoroti kebutuhan ruang seni yang memadai di Fakfak. Ia berharap pemerintah kembali mengaktifkan gedung kesenian sebagai wadah bertemunya berbagai komunitas kreatif.

“Kalau ada ruang ini, kami bisa membuat banyak kegiatan yang mendukung budaya dan kreativitas anak muda,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Fakfak menjelaskan bahwa gedung kesenian sebelumnya telah dialihfungsikan, namun Dinas Pariwisata memiliki gedung TSC yang dapat dioptimalkan sebagai ruang kegiatan publik, termasuk pameran, diskusi, dan aktivitas seni lainnya.

Sementara itu, fotografer komunitas Kokorog, Arnold, menilai Bumi Pala memberi dampak penting bagi edukasi generasi muda. Menurutnya, ruang pamer seperti ini membuka wawasan anak muda tentang situasi sosial dan budaya di Tanah Papua.

Pameran dan Diskusi “Bumi Pala” resmi ditutup pada Sabtu malam (29/11/2025) dengan harapan dapat terus menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata di Kabupaten Fakfak.

Penulis: Arya Sanaky || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

BRI Cabang Fakfak Gelar Jalan Santai dan Senam Sehat Sambut HUT ke-130

7 Desember 2025 - 07:52

Polinef Ciptakan Mesin Es Balok Ramah Lingkungan untuk Nelayan

1 Desember 2025 - 22:28

MUI Fakfak Imbau Warga Jauhi Pergaulan Bebas Cegah HIV

1 Desember 2025 - 14:18

Rumah Baca Siboban dan TNI Hidupkan Literasi di Teluk Patipi

1 Desember 2025 - 10:52

Polres dan TNI Fakfak Perketat Pengamanan Jelang 1 Desember

30 November 2025 - 20:27

Trending di Berita
WhatsApp
error: